Minggu, 30 September 2018

#Day12, Perempuan tidak boleh menyerupai laki-laki

Bismillah ...


Ketika bermain di rumah anak-anak kadang bermain peran menjadi laki-laki atau hanya sekedar iseng berpakaian ala laki-laki. Begitu juga dengan mamas yang terkadnag suka ikutan kedua adik perempuannya yang menggunakan peralatan kosmetik saya untuk dandan.

Meskipun hanya sekedar bermain-main, namun saya tetap melarang dengan tegas karena itu kurang baik bagi perkembangan fitrah seksualitas mereka. Mereka  sih protes namun saya tetap melarang, karena perempuan tidak boleh menyerupai lelaki, begitu pula sebaliknya.

Kepada Mamas saya tegaskan bahwa hanya perempuan yang biasa mengenakan bedak, dan lipstik. Begitu pula hijab hanya boleh dikenakan oleh perempuan  jadi mamas tidak boleh mengenakannya walaupun hanya sekedar main-main saja. Mamas protes juga '' Lha itu adik boleh?''
saya jelaskan karena adik adalah perempuan maka boleh menggunakan bedak dan lipstik itupun hanya untuk sekedar bermain peran.

Membiasakan anak-anak mengenakan pakaian maupun atribut lain yang sesuai fitrah seksualitasnya menjadi wajib dalam keluarga kami. Begitu pula dalam bersikap, dan berbicara. Hal tersebut kelihatannya sepele namun akan menjadi masalah besar ketika kelak anak-anak terbiasa serba boleh baik dalam berpakaian, bersikap dan berbicara.

Anak perempuan fitrahnya bicara lembut dan bernada, sedangkan lelaki fitrahnya bersuara tegas dan tidak mendayu-dayu. Berpakaian tertutup untuk anak perempuan dan boleh terlihat sebatas lutut untuk pakaian anak lelaki.

Kalau Abi tidak di rumah, mamas saya minta menjadi imam bagi saya dan kedua anak perempuannya. Kadang saya minta sholat ke masjid, karena lelaki lebih utama sholat di masjid. Sedangkan perempuan lebih utama sholat di rumah.

Jadi, dalam upaya menumbuhkan fitrah seksualitas anak, hal yang harus diajarkan dan dibiasakan adalah bicara, sikap dan berpakaian sesuai dengan jenis kelaminnya atau fitrah seksualitasnya. Dalam Islam secara tegas di nyatakan bahwa perempuan tidak boleh menyerupai lelaki begitu juga sebaliknya.


#bunda sayang
#fitrahseksualitas
#game level 11
#sogasquad

Day#11, Tidak Boleh BAK Sembarangan

Bismillah ...

Pagi ini kami melakukan perjalanan ke tempat mbah di Sumber Lawang, Sragen.  Alhamdulillah perjalanan cukup lancar, karena jalan raya Solo - Purwodadi tidak begitu padat oleh kendaraan pagi ini. Canda tawa anak-anak mengiringi perjalanan kami.

Sampai di daerah Doyong, Saya melihat mobil box parkir dipinggir jalan. Di belakang mobil tampak seorang lelaki paruh baya yang sedang maaf ''buang air kecil''. reflek saya memalingkan muka. Setelah melewati pemandangan tadi, saya bertanya kepada anak-anak.

Ummi : ''Apakah kalian tadi melihat seorang lelaki yang pipis?''

Kakak : ''Iya..''.

Rupanya hanya kakak yang sempat melihatnya, sementara Mamas dan Adik tidak melihat.
Saya sampaikan kepada anak-anak bahwa kita tidak boleh BAK sembarangan, malu karena bisa saja auratnya dilihat oleh orang lain. Selain itu perilaku buang air kecil sembarangan bukan perbuatan yang baik, melanggar aturan agama dan etika kesopanan.


Dari segi kesehatan pun tidak baik, karena beresiko meninggalkan kuman di sembarang tempat. Belum lagi masalah membersihkan kemaluan usai buang air kecil, kalau ditempat terbuka seperti tadi kemungkinan besar tidak bisa membersihkannya. Tuuh kan....sangat banyak mudharatnya. Oleh karena itu kita harus buang air besar pada tempatnya.

Kakak : ''Gimana kalau kepepet atau darurat?''

Ummi : ''Ya kecuali darurat...namun sebaiknya kita berhenti mencari tempat yang layak, seperti toilet  SPBU, Rumah Makan atau tempat umum lainnya yang ada toiletnya''.

Aah positif thinking saja, mungkin bapak sopir mobil box tadi karena terpaksa BAK dipinggir jalan di tempat terbuka. Memang di daerah sekitar itu tidak memungkinkan untuk mencari toilet umum.
Yo weslah yang penting sudah memberikan pengertian ke anak-anak agar berusaha menghindari perilaku seperti itu.


#bundasayang
#gamelevel11
#fitrahseksualitas
#sogasquad

Jumat, 28 September 2018

Day#10, Pendidikan Fitrah Seksual

Bismillah .....


Sore ini anak-anak ngajak main ke Mall, padahal saya dan pak Suami sedang kejar deadline pekerjaan. Saya pun, baru saja pulang dari perpustakaan kampus. Maka setelah berembug kami memutuskan untuk mengajak ke tempat yang bisa mengcover keduanya, suatu tempat yang nyaman untuk ngetik sekaligus nyaman untuk anak bermain.

Yup...setelah mempertimbangnkan beberapa hal, kami sepakat memilih pusat perbelanjaan di Solo Baru. Tempat ini memang nyaman untuk kami bekerja sambil bermain.

Ba'da maghrib kami sampai di tempat nyaman ini, anak-anak segera memilih permainan yang disukai dengan riang, kami memmilih tempat duduk yang nyaman, sambil pesan makanan dan minuman.

Tak terasa sudah jam 21.30 kami harus segera siap-siap untuk pulang. Adik tampak masih ceria, namun begitu sampai rumah sudah kelihatan mengantuk. Adik ingin segera diantar tidur, namun saya membujuknya untuk ganti, sikat gigi, buang air kecil dan ganti pakaian.

Waktu buang air besar, adik maunya cebok sendiri, dia merasa risih kalau saya pegang kemaluannya. Namun, kali ini dia tidak mau cebok sendiri, merengek untuk ditolong oleh saya. Saya jadi teringat materi prsentasi kelompok cetar kalau tidak salah, bahwa pada fase usia sekarang yaitu 6 tahun, ketika menolong untuk membersihkan kemaluan anak, harus dilakukan dengan hati-hati dan tidak boleh terlalu lama. Hal tersebut dikarenakan agar tidak menimbulkan sensasi rasa nikmat yang dirasakan oleh anak, sehingga anak akan termotivasi untuk memainkan alat kelaminnya sendiri.

Saya melakukannya pelan dan cukup singkat namun dipastikan bersih. Setelah itu saya lap dengan tisu bersih sampai kering. Manfaat mengelap ini agar bagian vital tidak basah dan memicu tumbuhnya bakteri. Ketika mengenakan pakaian adik minta dibantu padahal biasanya mau melakukannya snediri. Saya ajak ganti pakaian di kamar yang pintunya saya tutup dan hanya ada saya dan adik. Ini untuk mendidik adik bahwa meskipun masih kecil, ganti pakaian tidak boleh ditempat terbuka dan pastikan tidak ada orang yang tidak berhak melihat dan menyentuh tubuhnya.

Begitulah pendidikan fitrah seksual kali ini. Terimakasih

#bunda sayang
#gamelevel1
#fitrahseksualitas
#sogasquad

Kamis, 27 September 2018

#day 9, Barby Pun harus menutup Aurat



Bismillah day 9, ...

Pagi- pagi Adik udah main pasaran, dia memang suka sekali main pasar-pasaran. Tema pasaran kali ini adalah jualan baju, medianya boneka barby dan baju-bajunya.

Melihat bonekanya tanpa baju saya merasa perlu mengedukasi adik nih..

Ummi : De..kok babrbynya gak pakai baju?

Adik : Gak apa-apa tho mi, kan cuma mainan

Ummi : Iya de, tapi..walau cuma mainan, baiknya dipakaikan baju  ya...biar auratnya tidak kelihatan.
Itu lihat de..barby itu bentuknya kan mirip manusia, cantik dan auratnya sangat menarik. Maluu kan kalauntidak ditutup.

Adik : Mau dipakaikan baju yang mana?

Ummi : itu yang ungu saja, yang bajunya panjang. Gaka ada hijabnya ya de?

Adik : Udah ilang ..

Ummi : o..ya sudah, yang penting tertutup.

Adik : Ummi beli ya..

Ummi : iya de..siyaaap

Adik membungkus babrby yang saya beli, saya bawa bungkusan barby setelah pura-pura membayar.



#bundasayang
#fitrahseksualitas
#gamelevel11
#sogasquad





#day 8, karena itu Aurat

Bismillah ..

Hari ini Adik libur sekolah, karena kedua kakaknya libur maka adik juga maunya lebiru gak mau sekolah.

Di rumah aktifitas adik cukup banyak, main sepatu roda, mmebuat adonan kue, membuatkan kami teh ..Adik bahagia sekali bisa berperan menjadi koki. Lucu dan membahagiakan melihat sikap adik itu.

Setelah maghrib adik mengeluh lenganny capek dan minta dipijit. Dia kekamarnya membawa minyak kayu putih dan minyak zaitun. Segera saja saya suruh dia berbaring tanpa baju, lalu saya pijit.

Usai dipijit saya bermaksud mengganti pakaian adik, namun saya butuh bantuan Mamas dan kakak untuk mengambilkan baju ganti untuk adik. Mamas datang mengantarkan baju, juga kakak yang membawakan celana dalam untuk adik.

Mamas dan kakak sudah meninggalkan kamar ketika adik mau ganti celana dalam dan pakaian.
Ini kesempatan baik menyampaikan pendidikan fitrah seksual kepada adik.

Ummi : Dik..ini Vi atau vagina tidak boleh dipegang atau dilihat oleh orang lain ya, kecuali Umi dan dokter.

Adik : Kenapa emang?

Ummi : Karena ini aurat

 Aurat tidak boleh dilihat oleh sembarang orang. Saya lanjutkan dengan menunjukan bagian mana yang boleh dan tidak boleh dilihat.

Adik sudah cukup mengantuk rupanya, maka saya sudahi bicara dengannya.

#bundasayang
#fitrahseksualitas
#gamelevel1




Rabu, 26 September 2018

#7, Fase Phallic

Bismillah ..

Hari Ke-7 mau mereview materi presentasi kelompok Cetar dengan untuk menumbuhkan fitrah seksual khususnya FASE PHALLIC.

Sebelum membahasa materi lebih jauh ..inilah anggota team Cetar :
Mba Retno, Mba Sekar, Mba Rayi, dan Mba Ririn

Menurut Sigmund Freud fase perkembangan seksualitas anak ada tiga yaitu fase anal (18 M-3Y), Fase Phallic (3Y-6Y), Fase Laten (6 Y-11 Y) dan Fase Genital (11 Y-18Y).

Fase anal adalah fase dimana kepuasan anak dipusatkan pada area anus (toilet training)
Fase Phallic yaitu fase kepuasan anak dipusatkan pada area genital (alat kelamin)
Fase Laten yaitu fase anak menekankan hasrat  seksualitas dan mengembangkan ketrampilan sosial
Fase Genital adalah fase kebangkitan hasrat seksual anak.

Diskusi pada malam ini lebih ditekankan pada fase phallic. Pada fase ini anak-anak ada yang memainkan alat vitalnya. misalnya seorang anak perempuan menggesek-gesekan vagina pada bantal, anak lelaki memainkan penisnya dsb. Apakah ini normal dan wajar?

Kembali ke fase yang dikemukakan oleh Sigmund Freud hal tersebut wajar dilakuakn anak pada masa phallic namun tidak bisa dibiarkan. Disinilah peran orang tua sangat diperlukan dengan cara memebrikan contoh yang baik, dan peran orang dewasa disekitar (lingkungan) anak.

Usiaq 5 tahun merupakan awal masa penentu bagi perkembangan kepribadian anak (sigmund freud).

Nah..jika mendapati anak memainkan alat kelaminnya, apa yang harus dilakukan?
Saatnya memberikan pendidikan sek kepada anak :

1. ajarkan anak anatomi tubuh
2. Ajarkan batasan tubuh, mana bagian yang boleh disentuh dan mana yang tidak boleh.
3. Tanamkan pemahaman bahwa tubuh adalah area pribadi
4. Ajarkan anak toilet training
5. Alihkan perhatian anak dengan banyak bermain
6. Tanyai anak dengan sikap tenang dan santai
7. Berikan pelukan lebih sering
8. Beri penjelasan sesuai kesiapan anak

Hal yang harus dihindari ketika mendapati anak suka memainkan alat kelamin:
1. jangan permalukan anak didepan umum
2. hindari pertanyaan intimidatif
3. jangan memarahi anak
4. jangan mene;pis tangan anak dengan keras
5. Jangan terlalu lama membersihkan anus setelah BAB/BAK
6. tidak boleh menepuk pantat anak ketika gemes
7. Jangan biarkan anak hanya mengenakan celana dalam
8. Walau fase ini wajar tapi tidak boleh dibiarkan

Itu antara lain hal-hal penting yang bisa saya rangkum.

Baiklah saya simpulkan ya Gaess ..

Materi sangat kereen dan cetaaar...
Penyajiannya luar biasa
Kompak dan ramah
Media yang digunakan juga beragam, kelihatan sekali mereka sangat akrab dan up to date dengan dunia grafis.


Secara keseluruhan suguhan materi presentasi dari team cetar sangat bagus dan bermanfaat. 
bahasan yang semula tabu jadi tidak saru...bahkan sangat berguna. hanya satu kekurangan ...tahun tokoh atau narsum yang disitasi tidak dicantumkan. 
Mungkin itu saja ya Gaes ..terimakasih


#bundasayang
#gamelavel11
#sogasquad
#fitrahseksualitas

Selasa, 25 September 2018

#6 Pendidikan Sex Untuk Anak Usia Pra Akil Baligh (review)

Bismillah ..


Pendidikan Sex Untuk Anak Usia Pra Akil Baligh

Presentasi kelompok Mom Squad.
Member : Ferryna Okky Dewanti
Fitri Indriastuti, Hani Fatma Yuniar, Heny Ratri, Estiningtyas, Heppy Ayu dan Indriyani.

Latar Belakang

Pendidikan tentang seks per;u diajarkan sejak dini kepada anak, tujuanya adalah agar dorongan seksual pada diri anak dapat berjalan dengan normal tanpa ada pembangkit dari luar yang menyebabkan terjadi penympangan perilaku.

Dalam Islam telah diatur apa yang dilarang dan apa yang boleh, bagiamana agar dorongan seksual dapat terarah. seimbang,bersih tanpa noda (Muhammada Fawaid).

Poin-Poin Penting

Mengajarkan Sex Education pada Ananda menurut Islam aantara lain :

1. Mengajarkan anak untuk minta ijin bila hendak masuk kamar orang tua
2. Membiasakan anak emnundukan padangan dan memeliara aurat
3. Memisahkan tempat tidur anak lelaki dan perempuan
4. Tidur dengan berbaring kesisi kanan dan tidak tengkurap
5. Menghindari Ikhtilat

Itulah lima hal yang perlu diajarkan kepada anak dalam rangka memebrikan pendidikan sek dalam ISlam.

Kelebihan

Materi disajikan sangat lengkap

Menggunakan media yang beragam, video, PPT  (infografis) dan Tulisan biasa, sehingga memudahkan pembaca dalam membaca, bagi yang tidak bisa donlot bisa membaca materi dari media selain video.

Mencantumkan sumber materi (referensi)
Mencantumkan surathAl-quran sebagai dasar.
Setiap pertanyaan dijawab dengan baik

Kelemahan

Sumber materi kurang banyak, hanya mencantumkan satu penulis saja yaitu (Muhammada Fawaid). Akan lebih baik jika bahan materi diperkaya dari berbagai penulis dengan tema yang serupa.


Kesimpulan

Secara keseluruhan materi dan penyajian sudah sangat baik, dan bermanfaat menambha wawasan dan ilmu dalam memberikan pendidikan sek kpada anak.


Demikian review materi dari MOm squad, mohon maaf bila banyak kekeurangan. Terimakasih

#Bunda Sayang
#gamelevel11
#fitrah seksualitas
#sogasquad

Senin, 24 September 2018

#5, mengapa ummi boleh tidak sholat?

Bismillah ...

Menjelang waktu sholat saya biasanya menyuruh anak bergegas ambil wudhu dan sholat. Namun anak-anak terutama Mamas dan Kakak malah protes '' Ummi ini nyuruh anaknya sholat tapi ummi malah gak sholat''.

hehhe...Ummi jarkoni '' isoh ujar ora isoh nglakoni'' ..bukan begitu yaa Gaess.

Ketika mereka protes mengapa Ummi boleh tidak sholat, sedangkan aku tidak? maka inilah kesempatan untuk menjelaskan kepada anak-anak bahwa seorang perempuan dewasa atau perempuan masa baligh akan mengalami siklus bulanan yaitu haid atau sering disebut dengan bahasa sopan ''halangan''.

Seorang yang sedang mendapat haid maka tidak boleh menjalankan ibadah sholat wajib lima waktu dan sunah. Setelah dijelaskan begitu kakak dan adik bertanya ''apakah aku nanti juga bisa haid?''
''Iya'' jawab saya. Kemudian menjelaskan apa itu haid, kapan seorang anak perempuan mendapat haid. Lalu, kakak bercerita kalau teman sekelasnya ada yang sudah mendapat haid. Mengapa dia belum?  karena tiap anak berbeda masa mendapat haid.

Kepada Mamas saya menjelaskan bahwa haid itu hanya terjadi pada anak perempuan, sedangkan anak laki-laki tidak mendapat haid. Anak lelaki ditandai dengan mimpi basah pada masa baligh. Mamas paham karena sudah mengalami mimpi basah.

Namun, namanya anak-anak tetap saja kadang merasa iri dan protes ketika saya sedang haid dan tidak sholat.
''Enak emen ummi ya...gak sholat''.
Saya hanya tersenyum dan berkata ''Justru tidak enak, karena hati jadi tidak tenang kalau tidak sholat''.

Begitulah salah satu proses mengenalkan dan menumbuhkan fitrah seksual anak. Terimakasih

#bundasayang
#fitrahseksual
#gamelevel11
#sogasquad

Minggu, 23 September 2018

#4, Membangkitkan Fitrah Seksualitas Anak (review buku)

Bismillah ..

Fitrah seksualitas yang tumbuh peripurna kelak akan menjadi peran keayahbundaan yang sejati. Peran keayahan sejati bagi anak lelaki dan Peran Keibuan sejati bagi anak perempuan. Mereka masing-masing akan beradab kepada pasangannya dan anak keturunannya.
(Santosa, Harry, 2017)


Pada hari ke-4 tantangan game level 11 yaitu membangkitkan fitrah seksual anak, kali ini saya akan mencoba mereview buku karya Bapak Harry Santoso yang luar biasa fenomenal. Sekarang buku beliau banyak disitasi para penulis parenting, praktisi pendidikan dan kalangan lainnya.

Pada kesempatan ini saya hanya akan mereview satu sub bab saja yaitu mengenai fitrah seksual. Adapun review tersebut saya bagi kedalam beberapa bagian yaitu Identitas buku, pendahuluan, poin-poin penting, kelebihan, kelemahan dan kesimpulan.

Identitas buku


Judul                          : Fitrah Base Education
No. ISBN                   : 978-602-73746-0-7 
Penulis                       : Harry Santosa 
Penerbit                     : Yayasan Cahaya Mutiara Timur 
Tanggal terbit           : 31 Maret 2017 
Kategori                     : Education
Text bahasa               : Indonesia                                                    
Jumlah bab               : 5                                                                                
Jumlah halaman      : 434 
Pendahuluan 

Buku karya Bapak Harry Santosa ini sangat fenomenal dan banyak menjadi dunia parenting atau pendidikan. Buku setebal  434 halaman ini terdiri dari 5 bab dan 37 sub bab (mudah2an tidak salah hitung).

Pada review kali ini saya hanya akan mereview sub bab 26 (halaman 186) dengan tema  Fitrah Seksualitas.

Fitrah seksualitas sangat penting dipahami oleh orang tua, supaya anak mengenal fitrah dirinya sebagai laki-laki sejati atau perempuan sejati. Saat ini banyak orang yang tidak mengenal fitrah seksualnya, banyak perempuan menyerupai laki-laki begitu juga sebaliknya.

Untuk itu peran orang tua sangat dibutuhkan untuk membangkitkan fitrah seksual anaknya. Peran orang tua sangat vital karena keberhasilan fitrah seksual anak ditentukan oleh kedekatan orang tua dengan anak.

Anak yang tidak mengenali fitrah seksual akan berpotensi sangat besar untuk melakukan penyimpangan seksual. Maka tidak heran jika banyak perempuan menyerupai laki-laki dalam berpakaian maupun bertingkah laku, selain itu orientasi seksualnya pun akan menyimpang, tidak heran jika sek sesama jenis sekarang marak berkembang sangat pesat. Oleh karena itu penting sekali mengenalkan dan membangkitkan fitrah seksual anak, agar anak yakin akan fitrahnya sebagai lelaki sejati atau perempuan sejati.

Dalam buku ini dibahas mengenai fitrah seksual anak pada salah satu sub bab yang dibahas secara menarik. Maka sangat perlu membaca buku ini  dan dijasikan rujukan bagi orang tua, guru dan masyarakat lainnya sebagai bekal mendidik anak.

Poin-poin Penting Fitrah Seksualitas 

Fitrah seksualitas adalah tentang bagaimana seseorang berpikir, merasa, dan bersikap sesuai fitrahnya sebagai laki-laki sejati maupun sebagai perempuan sejati.

Menumbuhkan fitrah seksualitas banyak tergantung pada kehadiran dan kedekatan anak pada Ayah dan bundanya. Anak yang tidak mendapat kasih sayang kedua orang tuanya berpotensi besar akan melakukan penyimpangan seksual, seperti homoseksual atau lesbian.

Kedekatan antara anak dan orang tua dibagi kedalam beberapa tahap, yaitu :

Usia 0 - 2 tahun, anak lelaki dan perempuan harus dekat dengan ibunya, hal ini dikarenakan ada proses menyusui.

Anak usia 3 - 6 tahun anak lelaki dan perempuan harus dekat dengan ayah dan ibunya agar memiliki keseimbangan emosional dan rasional. Pada usia 3 tahun seorang anak, seharusdnya sudah mengenal identitas seksualitasnya.

Anak yang paham identitas seksualitasnya akan bisa berkata secara tegas bahwa dirinya adalah laki-laki atau perempuan, dan hal tersebut akan tercermin dari cara berjalan, berbicara, berpakaian. Tidak hanya sampai disitu saja, anak juga akan secara jelas dalam berpikir, dan bertindak.

 Usia 7 - 10 tahun anak lelaki baiknya dekat dengan ayahnya, agar anak belajar berperan sebagai lelaki dan peran keayahan. Anak perempuan didekatkan kepada ibunya agar bisa belajar menghayati peran sebagi perempuan. Peran ayah dan ibu sangat vital pada usia ini, jika peran tersebut hilang maka anak akan berpotensi mengalami penyimpangan seksual.

Usia 10 - 14 tahun ini adalah fase kritis karena merupakan fase puncak fitrah seksualitasnya mulai serius menuju peran untuk kedewasaan dan pernikahan. Anak perempuan ,mulai mendapat haid dan anak lelaki mulai mendapat mimpi basah. Secara syahwati anak usia ini mulaintertarik kepada lawan jenis. Maka anak lelaki didekatkan kepada ibunya dan anak perempuan didekatkan kepada ayahnya.

Why? Tujuan anak lelaki didekatkan kepada ibunya adalah supaya anak bisa memahami perasaan perempuan, melalui wanita terdekatnya yaitu ibunya, karena pada masa baligh ini anak laki-laki sudah mulai tumbuh rasa tertarik kepda perempuan. Jika anak lelaki pada masa ini tidak dekat dengan ibunya maka dia tidak bisa belajar memahami perasaan, pikiran, cara bersikap terhadap perempuan yang kelak menjadi istrinya. Selain itu dia akan tumbuh mmenjadi lelaki yang kasar, egois dll.

Sedangkan anak perempuan harus dekat dengan ayahnya diusia ini karena masa blighnya anka permepuan sudah memiliki ketertarikan kepad alawan jenisnya. maka pada msa ini dia harus bisa memahami cara berempati secara langsung dari lelaki terdekatnya yaitu ayahnya. Dari ayahnya dia akan belajar cara dipahami, diperhatikan, dan diperlakukan dari cara pandang lelaki bukan perempuan. Ayah harus menajdi lelaki ideal pertama  dan menajdi tempat curhat bagi anak perempuan dimasa ini. Jika anak perempuan dimasa ini tidak dekat dengan ayahnya , kelak berpeluang besar menyerahkan kehormatan dan tubuhnya pada lelaki yang dianggap dapat menggantikan sosok ayahnya di masa lalu. 

Berbagai peenelitian menemukan bahwa gay atau lesbian merupakan bawaan lahir, hal itu yang menajdi dasar bagi mereka yang memiliki ketertarikan kepda sesama jenis. Namun secara tegas Al-quran dan hadist menyatkan bahwa kelainan seksual bukan bawaan lahir, melainkan penyakit kejiwaan karena pengaruh lingkungan, salah asuh dan gaya hidup yang salah. Penyakit tersebut tidak boleh dibiarkan karena bisa  menular

Masyaallah..betapa bahayanya ya anak yang tidak mendapatkan haknya pada setiap tahapnya.
Maka peran orang tua membersamai anak pada setiap tahap usianya sangat penting. Pendidikan fitrah seksual sangat penting bagi anak. 

Kelebihan

- Pada sub bab ini dilengkapi dengan ayat Al-quran sebagai dasarnya. Hal ini sangat baik untuk membantu meyakinkan para pembaca bahwa apa yang ditulis adalah berdasarkan firman Allah sang Pencipta fitrah manusia.
- Dibagian akhir sub bab dirangkum mengenai peran orang tua yaitu peran ayah dan peran bunda
- Dilengkapi dengan kata-kata mutiara atau quoate yang dapat menjadi motivasi orang tua dalam membangkitkan fitrah anak.


Kelemahan
- Tulisan menggunakan huruf kecil-kecil sehingga agak terganggu saat membaca terutama yang matanya sudah minus seperti saya.
- Setiap halaman terdiri dari tiga kolom tulisan, ini kurang nyaman menurut saya, mungkin cukup dibuat dua kolom saja.
- Susunan antar paragraf kurang jelas, jaraknya terlalu berdekatan antar paragraf, mungkin untuk menghemat space (ruang). Namun akan lebih baik jika antar paragraf diberi jarak yang cukup, sehingga tidak terkesan bercampur.

Kesimpulan

Buku ini sangat bagus baik dari segi cover maupun isinya. Isinya sangat bermanfaat sebagai acuan dalam mendidik anak, khususnya sub bab membangkitkan fitra seksual anak.

Melalui sub bab fitrah seksualitas ini kita bisa belajar memahami bagaimana mendidik fitrah seksualitas anak  pada setiap tahapan usia. Karena setiap tahap usia perkembangan anak membutuhkan pola asuh yang berbeda.

Risiko sangat besar jika anak tidak mendapatkan pendidikan dan pola asuh yang tidak semestinya. Risioko tersebut adalah berpotensi mengalami penyimpangan seksual.

Maka kedua orang tua, Ayah dan Ibu harus bisa berperan  sesuai fitrah peran ayah dan fitrah peran sebagai ibu.

Secara keseluruhan isi sub bab ini sangat cocok menjadi bahan rujukan atau referensi bagi orang tua dalam upaya mendidik fitrah seksual anak. Isinya sangat bermanfaat.

👪👪👪👪👪👪

Demikian review hasil membaca buku ini, mohon maaf bila masih banyak kekuarangan, masih tahap belajar, hehe, Jadi maluu...selama ini kurang belajar banyak hal. Terimakasih

>>>>
#bundasayang
#fitrahseksualitas
#gamelevel11
#sogasquad








Sabtu, 22 September 2018

#Day 3, Sorry If U Can't see My kel......

Bismillah ..

Ini hari ketiga upaya membangkitkan fitrah seksual anak. Anak hendaknya paham sejak dini tentang fitrah seksualnya. Termasuk cara berpakaian, kalau dia perempuan baiknya menutup aurat sejak dini. Maka kami berusaha membiasakan anak perempuan kami mengenakan hijab bila keluar rumah sejak usia 1 bulan. Meskipun ada saja pandangan dan komentar sinis dari orang yang kebetulan bertemu. Bismillah...

Selain menegenakan hijab kalau keluar rumah, anak-anak juga tidak saya biasakan mengenakan baju pendek atau baju tanpa lengan meskipun didalam rumah. Efeknya bisa dirasakan sampai sekarang, adik tidak mau mengenakan pakaian mini maupun baju tanpa lengan, bahkan Mamas yang berjenis kelamin laki-laki pun tidak suka mengenakan celana pendek. Alhasil celana pendek Mamas tetap bagus sampai kekecilan, karena gak dipakai.

Alhamdulillah, membiasakan menutup aurat yang dilakukan sejak bayi, membuat Adik malu jika berpakaian yang memperlihatkan bagian tubuh yang seharusnya ditutup. Misalnya ketika mendapat kiriman hadiah dari tantenya berupa satu set pakaian tanpa lengan, Adik tidak mau memakainya. Alasannya malu kelihatan ''ketiaknya'', So... ''U CANT SEE MY KELEK''...ekekekeke...
Padahal sudah saya tegaskan, kalau didalam rumah gak apa-apa mengenakan baju tanpa lengan. Namun adik tetap menolak.

Begitu pula ketika saya belikan oleh-oleh baju tanpa lengan, Adik tidak mau mengenakannya. Ai Makk..lah tau anaknya gak mau pakai baju tanpa lengan, ngapa pulak dibelikan? hehe..abis imut dan lucu sih. Bukan alasan imut dan lucu saja sih...karena saya sudah menyiapkan kaos panjang untuk lapisan baju tanpa lengan itu, maka tumben-tumbennya saya mau beli baju tanpa lengan untuk adik.hehe

Nah, kan betul apa kata saya tadi, Adik mau mengenakan baju tanpa lengan yang dulu ditolaknya, setelah dilapisi kaos panjang sebagai dalamannya. Alhamdulillah kecil-kecil adik sudah paham fitrahnya sebagai perempuan yang mesti menjaga aurat. Sudah paham mana bagian tubuh yang boleh dilihat oleh orang lain.   

#Bundasayang
#fitrahseksualitas
#gamelevel11
#sogasquad

Jumat, 21 September 2018

Day#2 Selamatkan Anak dari Predator (Review)

Bismillah ...

Hari kedua tidak jadi setor laporan pagi hari, karena keburu peagng pekerjaan lain. Baiklah karena kemarin sudah ada kelompok yang presentasi maka saya akan menulis laporan hasil review kelompok satu. Tema dari presentasi kel. 1 atau kelompok Ibu Bangsa adalah ''Predator Anak''.

Dari paparan mengenai predator anak, saat ini memang sudah sangat mengkuatirkan ya Gaess...oelh karena itu wajib , kudu ..harus...kita sebagai orang tua melakukan pencegahan guna melindungi anak dari bahaya predator tersebut. 

Predator tidak hanya berasal dari orang luar atau orang yang tidak dikenal, namun predator juga dapat berasal dari orang terdekat.  Orang terdekat itu bisa bersala dari orang tua, (ayah mencabuli anaknya sampai hamil), Paman mencabuli keponakan, Guru mengaji mencabuli santrinya, Guru disekolah mencabuli muridnya, lebih parah lagi predator kini telah terorganisasi antar negara dan meluas menjadi organisasi internasional. Mengerikan sekali ya Gaess bahaya predator anak ini.

Paparan kelompok Ibu Bangsa sangat bagus, lengkap, runtut dan runut, namun saya hanya akan fokus pada tips melindungi anak-anak dari bahaya predator yang kini marak di media sosial maupun di dunia nyata.

Apa yang harus ibu bangsa lakukan untuk melindungi anak dari bahaya predator? Berikut adalah tips yang disebut dengan ''KONTAK''.

K = Kontrol penggunaan tekhnologi
O = Obrolkan risiko, jangan menganggap pembicaraan tentang seks hal yang tabu
N  = Nyalakan teknologi pengontrol
= tetap beri anak kebebasan, tetapi bertanggung jawab
A = Amati Perilaku Anak
K = kasih anak -anak kasih sayang, cinta dan yang cukup, karena pelaku kejahatan tidak lagi berupa ''monster'' , melainkan menjelma menjadi teman dekat dan memberi kasih sayang. 

Tips diatas sudah sangat baik...dan spesifik, namun mengingat maraknya predator yang bisa berasal dari orang terdekat, maka disini penguatan peran keluarga menjadi sangat vital untuk mencegahnya.
Keluarga seharusnya menjadi benteng terakhir bagi keamanan anak dari serangan moinster predator, namun karena keluarga tidak berfungsi sbegaimana mestinya maka justru predator muncul dari dalam keluarga. Karena fungsi keluarga sangat banyak yaitu sebagai lembaga untuk memenuhi kebutuhan atas kasih sayang, baik fisik maupun mental, dan juga moral.

Dengan kata lain keluarga harusnya dapat berfungsi dalam hal pemenuhan kebutuhan bilogis, ekonomi, kasih sayang, mempperoleh rasa aman, sosialisasi, agama, status keluarga, rekreasi, dan lain sebagianya. Begitu banyaknya fungsi sebuah keluarga jika bisa berfungsi dengan baik maka dapat menjadi benteng pertahanan untuk melindungi dan mencegah anak dari para predator.
Seorang anak yang kurang mendapat kasih sayang dari orang tuanya, akan rentan untuk mencari kasih sayang diluar yang sering salah sasaran.

 Tips kedua yang saya tambahkan adalah jalin komunikasi dengan pihak terkait misalnya pihak sekolah. Guru dan orang tua harus menjadi partner yang kompak dalam upaya mendidik anak.
Partnership antara guru dengan orang tua akan menjadi sebuah kekuatan untuk mendidik anak dan dapat melindungi anak dari serangan predator anak. Apalagi sekarang sudah banyak media yang bisa digunakan untuk menjalin komunikasi, bisa melalui telpon, whatshap, media sosial dan lainnya.

Demikian laporan hari kedua tentang membangkitkan fitrah seksual anak, untuk mencegah dan melindungi anak dari serangan predator yang rajin gentayangan dimana-mana.
Lindungi anak kita dengan menjalankan KONTAK KOMUNIKASI PERAN KELUARGA. Semoga bermanfaat. Terimakasih


#bundasayang
#fitrahseksualitas
#gamelevel11
#sogasquad

Rabu, 19 September 2018

Day#1 , Darimana Aku Lahir?

MEMBANGKITKAN FITRAH SEKSUAL ANAK ATAU REPRODUKSI SEHAT

Sub Tema :

"Darimana Aku lahir?''



Tema game level 11 ini lebih cetar dari level sebelumnya. Cetar dari banyak segi ya gaess?? Hehe. Cetar manfaatnya, cetar caranya, dan cetar tantangannya. Saya sukaa..saya suka..secara tema kali ini sangat dibutuhkan dalam mendidik anak-anak kami yang saat ini sudah sangat sering menyinggung tentang fitrah seksual dan alat reproduksi. Bersyukur punya sedikit bekal menanggapi maupun memberikan jawaban kepada anak-anak.  Namun demikian masih sangat perlu ditambah amunisi ilmu dalam mendidik anak terutama membangkitkan fitrah seksualnya. Karena sangat penting seorang anak mengenal dan memahami fitrah seksualnya, hal ini akan berpengaruh pada reproduksi yang sehat. Why? Jawabannya akan ditemui pada setoran tantangan 15 hari kedepan, insyaallah. Doakan ya Gaess tetap semangat dan berkomitmen menjaga setoran tepat waktu.



Untuk setoran pada game level 11 ini, berbeda dengan level sebelumnya, pada level ini ada tiga pilihan untuk tema untuk laporan. Pilihannya adalah review pengalaman dengan bocah dirumah, review hasil presentasi kelompok dan review hasil baca (buku, or media lain). Asyiik ya gaess kalau ada piliohan begini??.  Baiklah berhubung belum ada kelompok diskusi kelas bunda sayang yang presentasi, maka setoran laporan baru ada dua pilihan ya Gaess, yaitu review hasil membersamai anak-anak dirumah dan review hasil baca buku or googling. Nah enaknya  milih apa ya gaess untuk setoran hari perdana ini?

Ahaa…saya milih pilihan pertama deh ‘’Review pengalaman membersamai anak-anak atau review bocah’’. Namun sebelum memulai cerita mengenai pengalaman dengan bocah tersebut maka akan saya paparkan dulu apa itu Fitrah seksual. Pengertian fitrah seksual adalah sebagai berikut.


Fitrah seksualitas adalah tentang bagaimana seseorang berfikir, merasa dan bersikap sesuai fitrahnya sebagai lelaki sejati atau sebagai perempuan sejati. Menumbuhkan Fitrah ini banyak tergantung pada kehadiran dan kedekatan pada Ayah dan Ibu. (Santoso, Harry, 2017).



 Berdasarkan pengertian fitrah seksual tersebut, maka seorang anak juga harus paham darimana dia lahir, bagaimana dia dilahirkan. Sudah banyak sekali obrolan kami sekeluarga mengenai fitrah seksual, namun kali ini saya akan review mengenai darimana aku lahir. Wow…sudah terlalu jauh ya gaes? Emm…karena tadi pagi Genduk membahas tentang proses lahirnya dia dan kedua kakaknya, maka saya akan cerita dan review tentang topic tersebut. Pagi tadi Adik bertanya lagi tentang bagaimana dan darimana dia lahir? Dia sudah tahu kalau yang melahirkannya adalah emaknya, bukan abinya. Alhamdulillah bekal mengenal fitrah seksualnya udah ada. Mengapa abi tidak bisa melahirkan? Karena abi tidak memiliki ‘’V’’ alias vagina. Jadi adik tidak bisa keluar dari tubuh abi.    Percakapan tadi pagi kurang lebih seperti ini yang berhasil saya ingat:



Adik : ‘’Mi..aku lahir dari perut Ummi kan?


Ummi : ‘’Iya de..’’


Adik : ‘’Kalau abi lahir karena Mbah batuk, uhuk…abi lahir, oek..oek…’’
Saya tertawa sampai sakit perut karena kata-kata adik yang diekspresikan begitu lucunya. Abi pun ikut tertawa karena ulah adik itu. Kami memang terbiasa saling ledek tentang proses lahir.
 Setelah reda tawa kami, saya lanjutkan diskusi tadi.


Ummi : ‘’Dik..kok adik bisa lahir dari perut ummi, kan perutnya gak ada lubangnya’’


Adik; ‘’Ya bisalah, perut ummi kan dipisau dulu ..trus aku dikeluarkan sama dokter’’. Jelasnya mantabs. “Aku udah pernah lihat bekas pisau diperut ummi ..’’.Dipisau itu maksudnya di potong dengan pisau ya gaess..


Ummi : ‘’o..gitu, perut ummi sakit dong kalau dipisau’’Adik : ‘’Iya..darahnya pasti banyak, trus diobati sama dokter’’


Ummi : ‘’Iya de…ummi Alhamdulillah tidak merasakan sakit waktu diiris pakai pisau perut ini, karena dibius dulu, kemudian darahnya disedot pakai selang oleh perawat dan dokter yang menolong melahirkan kamu’’.


 Adik : ‘’Kalau Mamas dan Kakak lahirnya dari V (Vi) nya Ummi’’Kakak : ‘’Itu namanya lahir normal’’.


 Untung adik gak bilang kalau adik lahir gak normal hehe. Baiklah cerita tentang proses lahir saya cukupkan ya. Insyaallah saya akan belajar mereviu mengenai proses lahir.


 Anak-anak sejak dini juga perlu mengetahui proses lahir, karena biasanya mereka akan menanyakan darimana mereka berasal. Hal tersebut dipicu oleh lingkungan sekitar yang sering ditemui baik disekolah maupun dirumah. Ketika ibu pamit mau nengok kelahiran anak teman, anak jadi bertanya, darimana anak tersebut lahir, kemudian anak akan menanyakan proses kelahirannya.



 Tips menjawab pertanyaan anak “dari mana aku lahir?’’ yang disarikan dari beberapa sumber:


1.      Jawab pertanyaan sesuai dengan usia anak
Anak usia empat tahun mungkin hanya ingin tau darimana dia lahir. Sedangkan anak usia 10 tahun mungkin ingin tahu bagaimana dia bisa berada dalam rahim.


2.      Gunakan istilah yang sebenarnya
Hindari menggunakan istilah lain ketika menerangkan tentang alat reproduksi kepada anak, supaya anak tidak gagal paham atau salah mempersepsikan mengenai alat reproduksi. Lebih bijak jika dijawab dengan istilah yang sebenarnya, misalnya, adik lahir dari vagina.
Untuk anak yang sudah berusia 10 tahun ada baiknya diceritakan dengan jujur dengan menggunakan bahasa yang mudah dipahami anak, mengenai proses mengapa dia berada didalam Rahim ibu dan lahir melalui jalan lahir yang bernama vagina.


3.      Gunakan media gambar
Orang tua terutama Ibu bisa menjelaskan dengan menggunakan media gambar mengenai alat-alat reproduksi wanita dan pria, juga memperlihatkan kepada anak-anak proses lahir mereka. Penjelasan disampaikan dengan bahasa yang jujur tapi santun, dengan kata lain gunakan istiulah baku atau ilmiah sehingga terhindar dari kesan vulgar dan porno.


4.      Respon dengan sikap santai
Bunda sebaiknya bersikap santai ketika menghadapi pertanyaan anak mengenai proses dia lahir. Hindari ekspresi terkejut atau kaget, hal tersebut dimaksudkan agar anak tidak trauma atau kapok untuk bertanya. Jika anak trauma bertanya kepada orang tuanya, dikhwatirkan akan bertanya kepada orang lain atau mencari melalui media lain. Tentu akan berbahaya jika anak tidak mendapatkan sumber jawaban dari orang yang tepat. Oleh karena itu perlu mennagapi anak dengan sikap santai dan jawaban yang tepat.

5.       Jelaskan Proses Terjadinya Bayi

Anak perlu dijelaskan bagaimana proses terjadinya adik bayi atau darimana adik bayi berasal, ketika dia telah menanykan hal tersebut. Inilah saat yang tepat untuk menjelaskan secara detail kepada anak. Penjelasannya bisa menggunakan alat bantu gambar organ seksual laki-laki dan perempuan seperti testis, ovarium, tuba palopi. Jelaskan juga wanita dan laki-laki dewasa harus menikah terlebih dahulu ketika akan memiliki anak. Proses kehamilan dapat dijelaskan bahwa seorang laki-laki mengembangkan sperma di testis, sementara perempuan mengembangkan indung telur di ovarium. Sperma dan ovarium bertemu setelah adanya proses seorang pria dan perempuan dewasa ,menikah dan berkasih sayang, kalau bahasa anak saya ‘’menikah’’. Menurut pemahaman mereka ketika orang menikah akan hamil dan melahirkan anak. Saya belum berani menjelaskan secara detail bahwa proses kehamilan diawali ketika seorang laki-laki memasukan penisnya ke dalam vagina perempuan, kemudian mengeluarkan cairan yang disebut sperma. Sperma akan bertemu indung telur di tuba falopi dan berkembang menjadi adik bayi. Yang sudah saya  jelaskan kepada anak-anak adalah bahwa anak boleh menikah dan berkasih sayang ketika sudah berusia diatas 20 tahun.

 Dari beberapa artiikel yang say abaca mengenai cara menjawab pertanyaan anak darimana aku lahir, ada yang menjelaskan secara rinci dengan bahasa ilmiah ada yang hanya membatasi dengan istilah yang santun yang penting tidak dianggap vulgar oleh anak-anak. Semua itu dianggap sah-sah saja, asalkan disesuaikan dengan usia dan kondisi kematangan psikologis anak. Bunda tentu orang yang paling paham mengenai hal itu. Maka yang terpenting sebagai orang tua jangan berhenti belajar dengan banyak membaca, berdiskusi dengan teman, pakar mengenai pendidikan seksual, fitrah seksual. Karena anak sekarang tumbuh sangat kritis, sehingga ketika anak bertanya orang tua sudah cukup bekal ilmu untuk menjawabnya. Harapannya anak bisa memeproleh jawaban yang tepat dari orang yang tepat. Demikian ya Gaess eeh bunda reviu ( apakah sudah layak disebut reviu? Atau hanya resume?..heheh), mengenai ‘’darimana adik bayi lahir?’’. Mohon maaf banyak kekurangan, semoga bermanfaat.



 #bundasayang#fitrahseksualitas#gamelevel11#sogasquad 

💓💓💓💓💓💓💓

   Referensihttps://www.orami.co.id/magazine/menjawab-pertanyaan-aku-lahir-dari-mana/https://family.fimela.com/anak/kuat-sehat/jika-anak-bertanya-darimana-asal-adik-bayi-ini-jawabannya-1209260-page1.html
                                                                                                                                                             
                

Minggu, 09 September 2018

#Aliran Rasa. Hampir menyerah. Alhamdulillah wegah kalah karo wegah.....

Bismillah ...

Sepertinya ini aliran rasa yang pertama saya tulis..hehe.
Tumben ini gaeess..sempet nulis aliran rasa, pasti ada yang istimewa ya?

Iyessss....

😉😉😉

Alhamdulillah berkat kebaikan Allah, game level 10 bisa dilalui dan bisa  melaporkan tepat waktu. Bahkan diberi bonus ...bisa menulis aliran rasa. Padahal kalau melihat kesibukan saat ini justru semakin meningkat dan kerap.  Sampai ''menggeh-menggeh'' rasanya menghadapi tugas yang begitu banyak dan mepet deadline. Tapi mengapa malah bisa rutin praktek, nulis dan melaporkan game 10??

Bukankah sebelum game level 10 ini dimulai, hampir menyerah dan ingin berhenti atau cuti?? Gini gaess..ceritanya, simaak ya..


Setiap hari baik siang, malam atau tengah malam saya lebih banyak berhadapan dengan laptop dan handphone. Mengetik tugas, browshing internet mencarai data atau informasi,  diskusi dengan teman via whatshap, analisis data, membaca jurnal, kirim tiugas via email, minta surat atqau dokumen dari Kampus Lampung dll.  Ditengah kesibukan itu, saya sempatkan menulis laporan bunsay, alhamdulillah malah bermanfaat untuk mengusir jenuh. Sedangkan mendongeng bisa saya lakukan di sela-sela waktu. Saya bisa mendongeng kapan saja, dimana saja, sak kobere. Kadang pagi sambil nemani anak sarapan, malam ketika mau tidur, atau saat menyetir mengantar anak ke sekolah, sedang kumpul bersama keluarga dll. 

Saya merasa tugas game level 10 ini merupakan tugas yang menyenangkan, mudah dilakukan dan didukung oleh kesibukan saya yang padat namun akrab dengan gadget. Alhamdulillah ...anak-anak juga suka dan tidak menolak.

Kali ini saya bisa membuktikan kepada diri sendiri, kesibukan yang padat bukan halangan untuk menyerah atau berdamai dengan wegah. ''Kudu brani melawan wegah''. 

Jadi ingat bapak Ario Muhammad penulis Ph.D Parent story ''bahwa betapapun sibuk dan padatnya tugas kita, jika kita memiliki konsentrasi yang cukup, Insyaallah bisa''. kira-kira begitu ungkapan yang dikutif dari Prof. Erricson. 

Sekian Aliran Rasa ...Terimakasih






#17, Memaafkan Kesalahan Orang lain

Bismillah ..

Buku kisah Nabi yang didapat waktu beli hafidz Doll masih disukai Adik. Adik ingin dibacakan cerita dari buku tersebut.

Inti cerita yang diambil dari kisah Nabi Muhammad kali ini adalah tentang pentingnya memaafkan kesalahan orang lain. Meskipun kesalahannya sangat besar kepada kita. Setelah saya bacakan kisah Rasulullah yang memaafkan kesalahan seorang wanita yang hampir membunuhnya dengan membubuhkan racun ke makanan Rasul. Masyaallah kesalahan yang begitu besar namun Rasulullah tetap bisa lapang hati memaafkan. Betapa  baiknya hati Rasulullah, sangat pantas kita teladani. 

''Dik..kita harus bisa memaafkan kesalahan kakak, teman ...''
''Nggak mau..''jawab adik
'' Lho kok nggak mau, kan barusan dibacakan cerita Rasul yang pemaaf''.

Adik diam saja..dia memang suka begitu kalau lagi marahan sama kakaknya. Tapi tenang saja gaees..insyaallah kalau adik sudah tenang akan baik dan bisa memaafkan kakak. Sejatiny adik itu baik, lembut hati dan pemaaf, aamiin.

Saya menambahkan pesan, bahwa kita tidak boleh mendiamkan saudara lebih dari tiga hari. Walaupun kesal dan marah harus bisa memaafkan. Rasul berpesan begitu, maka kita juga harus mematuhinya. Karena Rasul adalah sebaik-baik suri tauladan kita.

*****
#Tantangan10hari
#Level10
#KelasbunsayIIp
#GrabYourImagination



Sabtu, 08 September 2018

#16, Efek Dongeng

Bismillah...

Hemm..mau nulis apa ya ini, pasalnya hari ini gak fokus mendongeng. Adik malah bikin adonan tepung njuk minta dikukusin, dia bilang itu kue ulang tahunnya. Mungkin dia berimajinasi bisa bikin kue ulang tahunnya sendiri.

Tidak hanya itu, adik berimajinasi punya restoran, berulangkali saya diajak bermain peran menjadi pembeli menu restorannya. Adik menyediakan air minum saat saya ngetik, kemudian menawarkan menu makanan di restorannya.

Begitulah cerita hari ini ..bukan mendongeng tapi berimajinasi, mungkin efek dari mendengar dongeng.
****

#tantangan10hari
#level10
#kelasbunsayIIP
#grabyourimagination

Jumat, 07 September 2018

#15, Gajah yang baik hati dan tidak sombong

Bismillah ...

Meskipun masih jam 20, namun adik sudah minta ditemani tidur. Tak lupa saya perdengarkan cerita atau dongeng menjelang tidur. Biasanya tema berdasarkan situasi dan kondisi, namun kali ini saya membacakan kisah dari internet yaitu Gajah Yang baik hati.

Mengapa gajah disebut baik hati? rupannya dia suka menolong hewan lain di hutan, juga suka memberi makan hewan yang membutuhkan makanan. Selain itu gajah juga rendah hati, meskipun memiliki kekuatan besar namun dia tidak sombong.

Pada suatu hari harimau tertimpa pohon, kakinya terjepit batang pohon sehingga dia tidak bisa berjalan. Kebetulan gajah lewat, maka ditolonglah harimau yang sedang kena musibah itu. Harimau berterimakasih karena gajah sudah menyelamatkan nyawanya. Gajah tetap tenang dan tidak merasa jadi pahlawan meskipun dia telah berjasa besar kepada harimau.

Begitu inti dari cerita Fabel gajah yang baik hati. Terimakasih.
''tetap rendah hati dan tidak sombong ya dik?, jangan lupa selalu menebar kebaikan dimanapun berada dan kepada siapapun''.
Aamiin YRA.

****
#Tantangan10hari
#Level10
#kelasbunsayIIP
#GrabYourImagination 

Kamis, 06 September 2018

Berusaha Enjoy dan Tetap Waras

Bismillah ..

Akhir-akhir ini rgrafik pekerjaanku semakin meningkat, ibarat nada lagu udah mulai ngerap nih..hehe. Saat aku mau ngebut menulis disertasi, tagihan artikel berdatangan, laporan penelitian hibah sudah diperingatkan. Belum lagi urusan lain dan lain-lain..yang tidak bisa aku sebutkan satu persatu.

Untuk pekerjaan yang sudah biasa, seperti menulis artikel mungkin tidak ada masalah bagiku, hanya mangatur waktu saja laksankan. Namun yang harus aku selesaikan bukan hanya itu saja, entah bagaimana menggambarkan kesibukanku saat ini. Semua pekerjaan sedang menyita waktu dan fokus perhatianku.

Di saat seperti ini tentu aku butuh asisten untuk bantu-bantu. eh..ndilalah kersane Allah SWT, budhe yang bantu di rumah, harus ijin karena suaminya opname di rumah sakit. Tapi aku hadapi dengan tenang. Memang kami sekeluarga berprinsip tidak tergantung kepada jasa orang lain. Kalau ada yang bisa bantu alhamdulillah, bila sedang tidak ada ya Alhamdulillah juga. Aktifitas mengurus rumah tangga tidak terlalu banyak berubah. Saatnya berbagi tugas dengan anak dan suami. Sepeerti pagi ini, pukul 5 saya mulai masak untuk sarapan, cuci piring. Abi menyapu lantai, anak-anak mandi dan menyiapkan keperluan sekolahnya sendiri, pakaian dicuci kemarin sore, lainnya di laundry.
Piring bekas makan langsung diangkut oleh anak-anak ke tempat cuci piring, setelah mereka berangkat diantar Abinya, piring-piring itu saya cuci. aku usahakan tidak menumpuk cucian agar tidak berat dan pening lihatnya. ALahmdulillah urusan rumah tangga berjalan dengan baik. 

Bagaimana pekerjaan terkait penelitian, laporan, menulis dll.?
Jujur saja aku sempat stress, menangis dan mengeluh...terutama bikin laporan penelitian dengan dana yang lumayan besar. Karena ini pengalaman pertamaku membuat laporan, wajar kalau sampai stress. Banyak berguru dengan teman-teman dan suami, satu persatu aku selesaikan, sekarang sudah sedikit paham dan 50 persen selesai. ''Habis gelap terbitlah terang" begitu kira-kira gambaran kondisiku saat ini.

Menulis disertasi untuk sementara aku tinggalkan dulu, karena tidak bisa berbagi fokus. Kadang-kadang bertemu teman diskusi tentang olah data SEM, tidak ada senior yunior, semua guru semua murid, saling berbagi, ada bagian yang sudah saya kuasai ,begitu pula sebaliknya. Seperti tentang komposit aku tidak paham tepatnya belum belajar, karena proses olah dataku tidak memerlukan itu. Terbatasnya waktu kami harus belajar sesuai kebutuhan. Smentara tentang modification indice aku yang sudah melakukannya, jadi sedikit paham, maka bagianku sharing tentang itu. Indahnya bisa berbagi dan diskusi dengan teman-teman, ini penting karena bisa stress kalau cuma dipikir sendiri. Bertemu teman atau senior sangat penting kadang hanya sekedar curhat. Ini sangat disarankan oleh Co-prmotor kami yang baik hati, sering-sering bertemu teman dan diskusi, pesan beliau.

Kami dituntut agar bisa menguasai alat analisis data, tidak boleh diserahkan ke jasa pengolahan data. harapannya sebagai dosen nanti bisa menularkan ilmu olah data ini kepada mahasiswa. Sekarang pun alhamdulillah sudah bermanfaat bagi diri dan teman-teman. Bila ada yang memerlukan siap membantu dengan sukarela. bahagia bisa berguna.

Paling berat dan baper aku rasakan saat, menyusun laporan penelitian. Ini pengalaman pertamaku, wajar kalau belum paham. Harus banyak belajar, dan bertanya. Alahmdulillah pertolongan ALlah sangat dekat. Aku dipertemukan dengan teman dan kakak tingakt yang suudah seperti saudara, selalu siap berbagi ilmu dan pengalaman tentang laporan. Juga pak suami yang dengan kesibukan 10 kali lipat dari aku, namun masih sempatkan waktu membantuku atau memberi saran ini dan itu. Terimakasih

Artikel penelitian yang aku garap sejak lama sudah hampir selesai. namun ada tiga artikel nasional yang harus aku buat lagi. Insyaallah hari ini akan aku cicil supaya tidak berat dan bisa selesai tepat waktu. Bahan sudah ada, tinggal membuat saja.

Tugas lain diluar rumah tangga dan studi adalah sebagai masyarakat. ketika tetangga sakit kami usahakan untuk menjenguknya. Sebelum bernagkat ke kampus aku mampir ke rumah sakit. Satu waktu dua orang dan di rumah sakit berbeda kami jenguk. Untungnya jaraknya tidak terallu jauh, jadi tidak perlu waktu lama.

Selain itu ada tugas dari kelas bunsay, game level 10, (mendongeng) laporan administrasi untuk manajemen yang baru dari IIP solo raya, dan perbaikan manajemen ruciga. masyaallah ..terketer-keter deh jadinya.

Tentang tahapan studi, ada beberapa tahap yang harus aku lalui untuk sampai ke predikat ''lulus''. Masih lumayan banyak, kalau ditulis tahapannya sih paling cuma sampai angka 4 namun perjuangannya , waktunya itu lhoo...kagak nahan, hihi. Inginnya berlari kencang agar segera naik tahap selanjutnya. Lagi-lagi harus berbagi waktu dan fokus seperti yang sudah aku kemukakan dibagian sebelumnya. Sering begini, disaat pikiran fresh, mjudeng apa yang akan ditulis, semangat sudah muntup-muntup untuk menulis namun ...dipaksa break dan melupakan sejenak niat menulis itu. Padahal sudah sangat ingin menyelesaikan tahap demi tahap yang masih tersisa. Nmaun karena berbagai hal harus ditunda, kayka gini nih sering terjadi dan rasanya...masyaallah. Disinilah aku harus bisa legowo, ikhlas hati menerima ..berserah kepada Allah, berbaik sangka inilah yang terbaik.
 

Tetap semangat menyelesaikan pekerjaan dengan tenang, pelan-pelan dikerjakan satu persatu-satu. Insyaallah pasti bisa selesai dengan baik. Semoga Allah berikan aku kekuatan lahir dan batin, kesehatan lahir dan batin. Dalam kondisi penuh tekanan seperti ini aku harus tetap bahagia, enjoy, menjaga kewarasan diri. Sekarang sering oleng....kata kakak alumni ...ini tanda-tanda mau lulus.
Aamiin YRA.





#14, Penghuni Langit, Keutamaan berbakti kepada Ibu


Bismillah ..

Hari ini anak-anak berangkat sekolah lebih poagi dari biasanya. Sebabnya tak lain adalah hari ini Adik mau renang. Pukul 5 pagi Adik sudah mandi tanpa di suruh, begitu juga memakai seragam sepatu. Bahkan bekal dan perlengkapan untuk renang telah disiapkan dua hari sebelumnya, seperti handuk, baju ganti, snack dan minuman. Semua dimasukan kedalam tas khusus untuk piknik. Masyaallah luar biasa tertib dan rajin kalau mau piknik.

Saya menyetir lebih pelan karena waktu masih cukup pagi, hal itu saya manfaatkan untuk bercerita atau mendongen sepanjang perjalanan ke sekolah.  Temanya Anak berbakti kepada Ibu. Awalnya mau bercerita tentang anak durhaka; Malin Kundang, namun saya pikir akan lebih baik kalau bercerita tentang anak yang berbakti kepada orang tua. Saya jadi ingat kisah Uwais Al Qarni. Anak Sholih asal Yaman yang sangat berbakti kepada Ibunya, sampai disebut oleh Rasulullah "Penghuni Langit''. cerita Malin Kundang dan Uwaais memiliki kesamaan yaitu Keutamaan berbakti kepada Ibu.


Saya tawarkan ke anak-anak, siapa yang mau mendongeng atau bercerita.  Alhamdulillah kali ini kakak bersedia bercerita. cerita tentang Uwais Al Qarni pun mengalir dari bibir mungil kakak, Adik, Mamas dan Saya mendengarkan dengan gembira. Kakak bercerita dengan lancar ..tak terasa sudah sampai di sekolah, Sebelum berpisah , kakak sempat berkata, badanku kecil tidak kuat menngendong anak sapi seperti Uwais. AKu tersenyum,  kemudian menjelaskan bahwa berbakti kepada ibu itu banyak sekali caranya, dengan rajin sholat, rajin belajar dan patuh kepada orang tua, itu sudah berbakti. Semoga kita semua bisa memetik hikmah dari kisah Uwais.  Saatnya salim dan salam, anak-anak pamitan, cium tangan dan berjalan menuju kelasnya. Semoga kalian akan menjadi anak yang sholih/ah yang berbakti kepada orang tua. Aamiin YRA.

***
#tantangan10hari
#gamelevel10
#kelasbunsayIIP
#grabyourimagination

Rabu, 05 September 2018

Mendongeng#13, Aku Belum Bisa Membaca

Bismillah....

Hari ini full agenda sampai hampir lupa mendongeng. Anak-anak sedang menyiapkan keperluan sekolah esok hari. Adik terlihat paling sibuk diantara kedua kakaknya. Karena besok Adik mau renang bersama guru dan teman-teman ke Sendang Plesungan. Adik memang sangat bersemangat jika akan ada acara di luar sekolah atau piknik, sangat berbeda ketika tidak ada acara piknik. ''Bosen aku ..udah lama sekolah disana'', alasan Adik.

Saya mendongeng singkat saja menyesuaikan tema yang jadi pembicaraan anak-anak sejak pagi, selain piknik yaitu ulang tahun dan membaca.  Adik belum berminat belajar membaca seperti yang diajarkan disekolah, kami tidak memaksa begitu pula dengan gurunya. Sebahagianya adik sajalah.
Namun pagi tadi adik tiba-tiba bilang begini : '' Aku belum bisa membaca ki..''.

Kakak yang berada didekatanya menyahut "AKu aja waktu TK B udah bisa baca ya Mi?''
Saya mengiyakan.

''Semangat ya dik...kita akan belajar membaca sama-sama ya?'' hibur saya, agar adik tidak merasa sedih.

Cerita itu yang membuat saya tertarik untuk dijadikan tema dongen malam ini.

Ada Anak yang malu dan minder karena belum bisa membaca seperti teman-temannya. Anak itu jadi pendiam, tapi merasa tidak tertarik mengeja huruf-huruf. Baginya itu sangat menyulitkan, maka dia selalu menghindar ketika IBu atau gurunya mengajak belajar baca.

Pada suatu hari disekolahnya ada lomba baca puisi, entah mengapa hatinya merasa tergugah mendengar puisi yang dibacakan oleh peserta lomba. Apalagi yang dibacakan oleh juara 1, benar-benar mmemikat hatiinya. Dia ingin sekali bisa membaca puisi sepeerti peserta itu, namun dia jadi sedih mengingat dia belum bisa membaca. padahal dia sudah kelas 2 SD lhoo...

Ibunya menanyakan mengapa tiba-tiba anaknya jadi pendiam sepulang sekolah. Dengan penuh kasih sayang ibunya menanyakan penyebabnya. awalanya tidak mau bercerita, namun akhirnya bercerita juga. Dia menceritakan tentang keinginannya bisa baca puisi seperti kakak kelasnya yang ikut lomba tadi. Ibunya bersyukur mendengarnya dan meyakinkan putrinya kalau dia pasti bisa membaca puisi dengan baik bahkan bisa lebih baik dari Sang Juara tadi.

Sejak itu anak yang belum minat baca itu menjadi semangat untuk belajar. Ibunya membacakan puisi dengan nyaring, membuat anak itu matanya berbinar. Dia menjadi rajin belajar baca bahkan tanpa didampingi ibunya pun dia tetap semangat.
***
#Tantanagn10hari
#gamelevel10
#kuliahbunsayIIP
#GrabYourImagination

Selasa, 04 September 2018

MENDONGENG#12, ULANG TAHUN

Bismillah...

Adik dan kakak akan ulang tahun pada bulan ini, mereka mulai mengajukan acara ini, itu juga hadiah. Kebetulan anak tetangga baru saja merayakan ulang tahunnya, rupanya kakak dan adik ingin merayakan seperti temannya itu. Padahal kami tidak pernah merayakan ulang tahun, hanya makan bersama keluarga dan beri hadiah ke yang ulang tahun dan berbagi makanan kepada teman sekolah atau anak tetangga atau berbagi sesuatu kepada orang yang membutuhkan bantuan.


Naah..ini momen yang pas untuk memberikan pengertian kepada Anak-anak tentang ulang tahun melalui dongeng.

Saya ceritakan tentang kisah seorang putri dan Ratu di suatu negeri. Putri sebentar lagi akan ulang tahun, putri ingin merayakan ulang tahunnya dengan sangat meriah dan mewah. Dia tidak mau kalah dengan Putri negeri seberang yang baru saja merayakan ulang tahunnya. Untuk itu Putri tak henti-hentinya mengajukan acara pesta kepada kedua orang tuanya. Dia tahu kedua orang tuanya meskipun Raja dan Ratu, tidak dibiasakan merayakan ulang tahun dengan mewah.

''Aku bosan Bunda Ratu...setiap tahun perayaan ulang tahun selalu sederhana''
keluh putri
''Aku ingin...pesta ulang tahun kali ini, dirayakan dengan meriah'' sambungnya.

Bunda Ratu ..tersenyum , wanita cantik dan bijak itu dengan tenang setia mendengarkan segala permintaan putrinya.

"Bunda, tolong sampaikan kepada Ayahanda Raja ya, keinginanku ini..tolong ya Bunda..'' Putri sampai memohon kepada Ibunya.

Bunda Ratu hatinya merasa iba dan ingin rasanya mengabulkan permintaan putrinya itu, namun Beliau ingat itu berarti akan melanggar prinsip keluarga kerajaan yang sudah ditanamkan turun temurun. Ratu dan Raja ingin memberi contoh kepada anak dan keluarganya untuk tidak bermewahan dalam merayakan ulang tahun. Apalagi Ratu paham , Rasulullah tidak pernah meraykan ulang tahunnya. Maka dengan teguh prinsip itu digenggamnya. Haruskah prinsip itu dilanggarnya?

Bunda Ratu berjanji akan membicarakan keinginan putri dengan sang Raja, meskipun Ratu yakin Raja tidak akan menyetujuinya.

Hari itu Putri dipanggil oleh Ayahanda Raja, jantungnya berdebar, ada apa gerangan Ayahanda memanggilnya. Apakah Ayandah mengabulkan permintaanya?

Setelah berbicara cukup lama, Raja tidak menyinggung sedikitpun tentang ulang tahun. Putri sedikit kecewa, ingin rasanya menanyakan keputusan Ayahnya, namun dia enggan.

''Putri ..sudah berapa lama kita tidak berkuda mengelilingi kerajaan ini?''
Putri yang sedang melamun ..terkejut ,mendengar pertanyaan ayahnya.
''Sudah lama Ayahanda...'' jawab putri

Tak lama kemudian datang dua orang prajurit membawa sepasang kuda kesayangan raja. Raja mengajak sang putri kelaur dari istana kerajaan , keliling ke daerah. Dutemani beberapa prajurit, mereka menyusuri wilayah yang cukup jauh. Setelah berkuda cukup jauh, mereka tiba disebuah desa yang tandus tanahnya. Rumah-rumah sangat sederhana, penduduknya pun banyak yang miskin dan tak punya. terlihat dari pemampilan orang -orang desa yang ditemuianya sepanjang perjalanan mengelilingi desa itu.

Raja dan rombongan berhenti ketika melihat anak kecil menangis didepan rumahnya yang sederhana. Anak itu memgangi terus perutnya, Ibunya sibuk menenangkannya. Raja mendekati Ibui dan anak itu, Putri mengkutinya. Raja pun bertanya mengapa anak itu mennagis, ibu anak itu sedkit ketakutan didekati oprang asing yang tak lain adalah rajanya.

''Anak saya lapar tuan...'' jawab wanita itu lirih
''Kami tidak punya makanan.., suami saya sedang mencari ikan disungai, tapi dari pagi belum pulang''. wanita itu mulai terisak.

Hati Raja terenyuh melihat rakyatnya seperti ini. Rajapun menggali banyak informasi dari wanita itu, mengenai kondisi penduduk di desa tersebut. Raja memerintahkan prajurit mengambil bekal yang dibawa dari istana. Prajurit itu awalnya protes, karena bekal itu untuk persediaan selama mereka berjalan-jalan. Namun derngan bijak raja menenangkan prajuritnya agar tidak kuatir.
Raja memebrikan sebagian bekal makanan dan sedikit uang kepada wanita dan anak itu. mereka terharu dan menangis ..tak henti mengucapkan terimakasih.

Putri hanya diam saja menyaksikan pemandangan itu, pipinya basah oleh air mata yang tak kuat dia bendung. Diam-diam raja memperhatikan reaksi putrinya itu. Misinya semoga berhasil.

Sepanjang perjalanan kembali ke istana, sang putri hanya diam. Pengalaman diluar istana benar-benar membekas dihatinya, menggioreskan luka. Putri merasa malu, selama ini terlalu egois meminta kepada kedua orang tuanya untuk merayakan ulang tahunnya dengan pesta mewah. Sekaranmg dia paham apa maksud Ayanda Raja membawanya keluar istana untuk melihat penderitaan orang lain.

Malam itu putri merenung dikamarnya pikirannya dupenuhi kenangan sepanjang perjalanan tadi siang. Badannya sangat capek namun dia tidak bisa tidur. Putri memutudskan untuk emnghadap kedua orang tuanya, menyampaikan niatnya.

''Alahmdulillah putriku yang sholihah..'' Ibunda Ratu bersykur dan memeluk putrimya, hatinya bahagia dan terharu mendengar keputusan putri untuk tidak meraykan ulang tahun dengan mewah di istana. Namun Putri meminta seluruh biaya pesta diberikan kepada penduduk desa yang sedang memebuthkan. Raja sangat setuju dan bersykur kepada Allah akrena telah membukakan pintu hatinya.
***
Pesan moral : ulang tahun tidak perlu dirayakan apalgi dengan pesta mewah
Ulang tahun bukan ajaran Rasulullah
Ganti perayaan ulang tahun dengan kegiatan yang bermanfaat, banyak merenung dan bersyukur kepada Allah SWT.

***
sekian dongeng hari ini ya..
jangan dikira waktu emak menodngeng adik akan anteng mendengarkan ya...dia mah heboh baik kata maupoun sikap ..tapi emak tidak pandai emnceritakan kehebaohan adik..hehe. harap maklum ya..
Terimakasih
***
#tantangan10hari
#gamelevel10
#kuliahbunsayIIP
#Grabyourimagination
  

     

Minggu, 02 September 2018

MENDONGENG#11, kINI aDIK YANG MENDONGENG

BISMILLAH ..

Setelah selama 10 hari rutin diperdengarkan dongeng dengan berbagai tema, Adik mulai ketularan untuk mendongeng. Seperti pada saat kami berkumpul  diruang keluarga dengan formasi lengkap berlima, Adik menyatakan keinginannya untuk mendongeng. Sebelumnya saya tawarkan apakah mau mendengarkan dongeng? atau Adik yang mau mendongeng, alhamdulillah Adik memilih yang kedua.

Jadilah dia di ganggu oleh kedua kakaknya saat mendongeng, namun Adik tetap percaya diri untuk meneruskan menodngengnya. Abi juga tak kalah semangat untuk menggoda adik. Aaah ..inilah yang sering membuat adik kesal karena diganggu, meskipun hanya bercanda.

Adik bercerita tentang seorang anak yang tidak punya Ayah, dia tidak suka cuci tangan, suka buang sampah sembarangan dan sering lupa sikat gigi.

Emak : ''Trus..gimana de, anak itu..giginya sakit ya digigit raja kuman?'' pancing  saya saat adik merasa kesulitan menruskan ceritanya.

Adik : ''Iya..''jawab adik

Emak : ''Apakah negri anak itu tertimbun oleh sampah de?, kan suka buang sampah sembarangan''
Adik : ''Iya...anak itu jorok ya Mi''.

Emak : ''Abi gak tau ya de..waktu mandi di Pom bensin itu kita mendongeng tentang negeri yang tenggelam karena penuh sampah''.

Adik : ''Iya...lha Abi lama kok kalau ke kamar mandi''

Abi memluk adik dengan erat sampai adik meronta ingin lepas.
Abi : '' Kan Abi sakit perut de..jadi lama'' jawab abi memberi alasan.
Adik " ''Alah alasan ..''

Kami selalu tidak bisa menahan tawa kalau adik udah ngomong, ekspresinya lucu bangets meskipun sedang marah. Gemesss...

Emak ;" trus dongengnya gimana tadi de?''
Adik : '' Gak gimana-gimana''
''Anak tadi sakit ya..karena kena kuman?, atau terjatuh karena selesai makan pisang kulitnya dibuang sembarangan, sehingga dia terpeleset karena kulit pisang itu''.

Kok gantian emak yang ndongeng..hehe. Saya berusaha meneruskan cerita, anak tadi terjatuh karena terpeleset kulit pisang.

 Adik : ''Kakinya sakit, banyak darah'' sahut Adik (mulai bisa menyambung cerita).
''Kakinya juga luka parah...'' sambung adik...

Emak : ''Wah kasihan ya dik..anak itu''
''Trus gimana de,?
Adik : '' ditolong Ibunya dibawa kerumah sakit untuk diobati''.

*****
Cerita berakhir dengan kesadaran anak itu untuk menjaga kebersihan.
Alahmdulillah Adik sudah mulai tertarik untuk mendongeng dan berimaginasi.

@@@@
#Tantangan10hari
#GameLevel10
#KuliahBunsayIIP
#GrabYourImagination

Sabtu, 01 September 2018

Mendongeng#10, Jika Bumi Tanpa Matahari

Bismillah...

Saat sedang bantu-bantu tetangga depan rumah yang hajatan, adik yang baru datang menarik tanganku, ngajak pulang karena ngantuk. 

Setelah sikat gigi dan membersihkan diri Adik kami segera bersiap untuk istirahat ditempat tidur. Saya matikan lampu karena tidak bisa tidur kalau ruangan terang. Namun Adik tidak mau karena takut gelap, dia memeluk saya erat. Naah, dapat ide bercerita nih...
Alhamdulillah setelah rundingan ide cerita..ketemu tema ini : ''Jika Bumi Tanpa Matahari''.

''Dik..kalau tidak ada matahari gimana ya?'' tanya saya memulai cerita
''Pasti gelaap...hii sereem'' jawab adik.
''Tidak hanya itu dik, nanti adik tidak bisa belajar di sekolah..karena gelap terus, karena kita tidak tau kapan siang dan kapan malam''. 
''Allah menciptakan siang dan malam supaya Adik bisa belajar dan  bermain  di siang hari dan istirahat di malam hari''.
"Kalau siang terus..adik tidak bisa tidur dan istirahat, begitu pula jika malam terus..adik tidak bisa belajar disekolah atau bermain''. 

Saya berusaha mencari konsep sederhana yang bisa dipahami oleh anak seusia Adik.
Ceritapun mengalir indah...
Andai suatu masa ........
Bumi pasti akan gelap gulita
Tidak bisa akan ada siang yang ada hanya malam

Tumbuhan akan mati karena tidak bisa membuat makanan
Hewanpun akan punah juga karena tidak rumput yang tumbuh

Nah ..bagaiamana dengan manusia??
Kalau tidak ada tumbuhan dan hewan manusia tidak bisa makan, jika ini berlangsung dalam waktu lama sudah pasti manusia tidak akan sanggup bertahan. 

Wah ngeri juga ya...
Itulah pentingnya bumi mendapat sinar matahari. Allah Maha Kuasa dan Maha baik..Allah ciptakan matahari agar manusia dan makhluk lain bisa hidup. Oleh karena itu kita harus bersyukur ya dik..
***
Pesan moral : Adanya siang dan malam, bukan kebetulan tetapi atas kehendak Allah SWT. Mengenalkan anak tentang Kekuasaan Allah atau Allah Maha Kuasa. 
Memahamkan kepada Anak mengapa kita harus bersyukur melalui fenomena alam yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. 

********************* 

#Tantangan10hari
#GameLevel10
#KuliahBunsayIIP
#GrabYourImagination 

Say Hello Gado=Gado Pasca Libur Panjaang Ngeblog

Bismillah .. Hallo bunda....lama tak jumpa, apabakar? Semoga selalu sehat dan bermanfaat untuk sesama..aamiin. Lama menghilang ..tetiba ...