Jumat, 31 Agustus 2018

MENDONGENG#9, RAJA KUMAN DAN ANAK KECIL


BISMILLAH ....

Sore hari usai mandi adalah saat yang pas untuk kumpul bersama anak-anak di ruang keluarga. Kakak masih tiduran karena sakit perut, kata dokter karena kuman. Naah...bisa jadi iede cerita nih. Ndongeng yuuk...

Pada suatu hari Raja Kuman bersama pasukan sedang berkeliling kota. dilihatnya ada seorang anak yang sedang bermain tanah bersama temannya. Setelah bermain anak itu lupa tidak mencuci tangan. Raja Kuman senang mendapat kesempatan untuk menempel ditangan anak tadi. Kemudian anak itu masuk rumah untuk minum dan mengambil makanan di meja. Keran alapar dan haus anak itu lupa tidak cuci tangan. Raja Kuman dan pasukan tertawa senang, mereka menumpang di makanan yang dimakan anak itu.

''Kita akan berselancaaar...'' teriak Raja kuman
Pasukan bersorak gembira.

Sekarang raja kuman dan pasukan yang duduk diatas makanan itu, masuk ke dalam mulut...kemudian masuk kedalam tenggorokan. Mereka tertawa ceria layaknya orang bermain air di water boom. Perjalanan makanan itu kini sudah sampai diusus anak itu, mengalir di dalam usus dan berputar-putar sepanjang usus tersebut. Setelah melakukan perjalanan cukup panjang akhirnya mereka smapai di dalam usus manusia atau anak itu.

''Horeee..kita sudah sampai'' seru pasukan Kuman.

Mereka berkumpul didalam perut anak itu dan menikmati apa saja yang ada disana. Sedangkan anak itu kini sudah mulai merasa mulas dan kesakitan. Dia menangis menahan mual dan sakit. Semantara Raja Kuman dan pasukannya justru sedang berpesta dan bergembira didalam perut anak itu.

''Sakiit ...Ibu perutku sakit sekali'' Rintih anak itu didekat ibunya.

Ibu segera menolong anak itu dan membawanya ke dokter.
***
Pesan moral : jagalah kebersihan tangan, cuci tangan sebelum melakukan aktifitas apapun, terutama saat mau makan atau ketika tangan kotor.
***

Adik merasa yang jadi tokoh anak itu adalah dirinya..''mesti aku ini yang jadi anak itu''
''Bukan dik...kakak lah kan yang sakit kakak, makanya rajin cuci tangan ya sebelum makan atau setelah main''.
"kebersihan sebagian dari iman lhoo..''.

****
#Tantangan10hari
#GameLevel10
#KuliahBunsayIIP
#GrabYourImagination
  


Kamis, 30 Agustus 2018

Mendongeng#8

Bismillah...

Menjelang tidur Adik ingin diperdengarkan cerita atau didongengi. Mau tema apa ya? Teringat kisah Kelinci dan Kura-kura lomba lari yang pernah tayang di serial Upin Ipin. Meskipun sudah pernah meilhat di TV namun adik tidak menolak untuk diceritakan kembali. Begitu pula dengan Kakak dan Mamas yang kebetulan tiduran didekat kami.

Suatu hari Kelinci yang sombong dan Kura-kura yang rendah hati mengikuti lomba lari. tentu saja semua binatang di hutan itu menebak jika kelincilah yang akan menang. Namun mereka tetap memebri semangat kepada kura-kura untuk terus berjuang sampai lomba selesai.

Kelinci yang sombong dan merasa lebih lincah dan gesit sudah merasa kalau dialah juara lomba lari kali ini. Sikapnya sangat  sombong dan meremehkan lawannya yang dianggap tidak mungkin bisa mengalahkannya.

Kelinci berlari kencang, ingin menunjukan kepada lawan dan penonton bahwa dialah yang paling hebat. Ketika sudah hampir finish kelinci sombong itu bukannya segera menyelesaikan larinya, dia justru ingin berhenti untuk beristirahat di bawah pohon rindang yang ada disebelah lintasan lari. Dia pikir kura-kura pasti masih jauh dan tidak mungkin mampu mengejarnya, maka tak ada salahnya dia menunggu disini. Kebetulan pohon itu sedang berbuah, cocok sekali dengan kondisi perut kelinci yang haus dan lapar setelah capek berlari. Kelinci memakan buah dari pohon itu sampai kenyang bahkan kekenyangan. Angin bertiup sepoi-sepoi membuat kelinci yang lelah dan kekenyangan mulai mengantuk. Tak lama kemudian kelinci tertidur pulas...

Sementara itu  kura-kura terus berjuang dan berusaha berlari semampu yang dia bisa. Berkat usahanya yang tak kenal lelah dan menyerah akhirnya kura-kura bisa mencapai garis finish. Semua penonton terkejut ketika menyaksikan kura-kura mencapai garis finish sedangkan kelinci tak kunjung sampai. Mereka bertepuk tangan memeberikan applaus atas kemenangan kura-kura.

Kelinci terbangun dan teringat bahwa dia belum selesaikan lomba. Maka dia segera berlari menuju garis finish dan betapa terkejut saat melihat kura-kura yang diremehkannya sudah berada disana lebih dulu. Bahkan semua penonton memberikan tepukan tangan dan memangil nama kura-kura.

Kelinci merasa maluu dan tubuhnya lemas, namun hatinya dipaksa mengakui kemenangan lawannya. Dia kini menyadari dia tak boleh meremehkan siapapaun lawannya.
****

Pesan moral : 1. Tidak boleh sombong dan meremehkan orang lain. 2. Siapapun jika bersungguh-sungguh pasti akan sukses, Man jadda wa jada.

***
Emak : ''Gimana dik...suka cerita tadi?''.
Adik : '' Iya...''
Emak : ''kita nggak boleh sombong ya dik...dan gak boleh meremehkan orang lain, tidak boleh menghina kekurangan teman atau siapapun''.

Adik tersenyum dan mengangguk, kemudian saya peluk dan berdoa. Kakak sudah tertidur dan mamas pindah tempat setelah selesai mendengar cerita tadi. Alhamdulillah. 

"""""""""""""""""""""""
#Tantangan10hari
#Level10
#KuliahBunsayIIP
#GrabYourImagination




Rabu, 29 Agustus 2018

MENDONGENG#7

BISMILLAH...

Alhamdulillah sampai hari ke _7 Adik tidak menolak mendengarkan dongeng. Menjelang tidur, saat mata adik sudah liyep-liyep Saya mendongeng tentang Putri Yang Malas Sikat Gigi sebelum tidur. Mengapa memilih tema itu, karena Adik kadang masih malas untuk sikat gigi sebelum tidur.

Pada jaman dahuluuuuu...ada seorang putri Raja dari Kerajaan Nun jauh disana...yang terkenal sangat cantik. Tetapi sayangnya ..putri tersebut suka malas gosok gigi ketika mau tidur. Tak heran jika gigi sang putri sedikit rusak.

Pada suatu malam...menjelang tidur Ibunda Ratu sudah mengingatkan Sang Putri untuk menggosok gigi lebih dahulu. Bahkan para Dayang yang setia mendampingi Putri turut mengingatkan dan menyiapkan segala keperluan untuk menggosok gigi. Dengan berbagai alasan Sang putri yang berusia 7 tahun itu sering kali menolak.  Mungkin karena capek bermain seharian, putri tertidur pulas.

Tiba-tiba....sang putri berteriak keras...keringat bercucuran. Para Dayang segera mendekatai sang Putri dan mencoba menenangkannya. Ada juga Dayang yang memanggil Ayahanda Raja dan Ibunda Ratu. Bunda Ratu tergopoh-gopoh masuk ke kamar Sang Putri.  Sang putri yang masih ketakutan segera menghambur ke pelukan Ibunda Ratu.

Setelah merasa tenang..sang putri mau bercerita tentang mimpi buruk yang baru saja dialaminya, sehingga dia terbangun dan berteriak ketakutan. Rupanya sang putri bermimpi didatangi Si Raja Kuman yang Jahat. Raja Kuman menyerang gigi sang putri dengan ganas, gigi sang putri nyaris habis dimakan Raja Kuman dan pasukannya.
***

Nah itu dik..akibat tidak mau sikat gigi menjelang tidur. Raja kuman akan menyantap gigi adik waktu adik tidur. Karena itu adik harus sikat gigi dulu ya sebelum tidur. Adik yang masih liyep-liyep mengiyakan dengan pelan. Tak lama kemudian...adik sudah tertidur pulass...dalam pelukan saya. Saya tak lantas ikut tidur karena ada pekerjaan yang harus saya selesaikan...
***

#Tantangan10hari
#GameLevel10
#KuliahBunsayIIP
#GrabYourImagination

Selasa, 28 Agustus 2018

MENDONGENG#6

Bismillah ....

Mendongeng memang kegiatan yang mudah dilakukan dimana saja dan yang lebih menyenangkan adalah tidak pernah ditolak oleh anak-anak. Selain itu menodngeng itu tidak butuh waktu lama. Praktis dan banyak manfaat. Jadi tambah semangat mendongeng ini...

Pagi ini saya mendongeng di SPBU (stasiun pengisian bahan bakar umum) atau POM Bensin. aaii Makk..nagapa pulak pagi-pagi udah di POm Bensin? hehe...
Karena aliran air dari PDAM ke rumah sedang mati sejak kemarin. Stock air untuk mandi sudah habis dipakai mandi oleh kami, tinggal Adik nih yang belum mandi. Setelah nganter kedua kakaknya ke sekolah, kami pergi ke POM bensin yang tidak jauh dari sekolahan. Ngangsu air untuk mandi ini ceritane, hehe.

Setelah adik selesai mandi, gantian Abi yang ke kamar mandi, Saya dan adik menunggu di parkiran. Adik minum susu kedelai yang dibawa dari rumah, setekah habis dia membuang botol susu tersebut ke kotak sampah didekat kami. Saya memuji sikap adik yang tertib membuang sampah pada tempatnya.

Parkiran itu dekat dengan pagar pembatas Pom Bensin, diseberang pagar adalah tanah kosong yang ditanami pohon jati. kami berdiri didekat pagar sambil melihat pemdangan sekitar. saya penasaran ingin melihat pemandangan dibalik pagar. Adik saya gendong agar bisa melihat kebun jati di seberang pagar. Betapa terkejutnya kami dibalik pagar dikebun itu, ternyata dijadikan tempat pembuangan sampah. Jadi sampah dari SPBU ini dibuang begitu saja di kebun sebelahnya??. Sampah berserakan sepanjang bawah pagar, kemungkinakan besar sampah itu di lempar dari balik pagar.  Miris...

''Lihat de..sampahnya banyak bangets''
''hii...joroook'' kata Adik.

Ahaa...saya jadi punya ide nih, untuk mendongeng. Temanya tentang sampah dan perilaku orang-orang yang buang sampah sembarangan. Adik setuju ..ketika saya tawarkan tema itu. Dongeng kali ini saya beri judul : Kerajaan Yang Tenggelam oleh Sampah. Adik nampak teratrik mendengar cerita itu.

Begini ceritanya ...

Di suatu tempat yang jauuuuh....ada sebuah kerajaan yang awalnya sangat indah dan rapi. Namun disebabkan oleh perilaku rakyatnya yang suka membuang sampah sembarangan, sekarang kerajaan itu jadi penuh sampah.  Sampah berserakan dimana-mana, bau busuk menyengat, lalat beterbangan dan hinggap keman asaja termasuk ke makanan.

Kerajaan itu menjadi sangat kumuh dan banyak penyakit mewabah. Raja menjadi resah dengan kondisi tersebut. Raja berpikir keras begaiamana membersihkan kerajaannya dari sampah yang menumpuk dan nyaris menenggelamkan wilayahnya. Tak hanya itu penyakit menjangkiti sebagian besar rakyatnya.

Suatu hari Raja mengumpulkan seluruh rakyatnya, untuk memberi saran agar rakyatnya merubah perilakuy buruknya. Seluruh pegawai kerajaan dikerahkan untuk mendidik rakyatnya mengenai cara hidup bersih, yaitu membuang sampah pada tempatnya, memisahkan sampah daun dan tumbuhan atau organik dengan sampah yang tidak bisa busuk atau non-organik.

Sampah organik dibiuat pupuk dan yang non-organik didaur ulang menjadi suatu barang yang berguna. Misalnya sampah plastik bekas kemasan jajanan di buat tas. sampah daun dan sayuran dikumpulkan dibuat menjadi pupuk kompos. Penduduk atau warga yang sakit diobati oleh tabib kerajaan. Tabib itu seperti dokter ya de....sy menjelaskan.

(Adik masih mendengarkan....)

Lima tahun kemudian....kerajaan itu sudah berubah menjadi lebih baik. Warganya menjadi sehat dan tidak lagi membuang sampah sembarangan. Tanaman tumbuh subur, karena dipupuk kompos. Taman-ataman kerajaan semakin indah, dengan bunga-bunga bermekaran. Alhamdulillah..Raja menjadi lega dan bersyukur. Rakyat pun bisa hidup sehat dan makmur dikerajaan itu.
***

Nah..begitu ceritanya dik...kalau kita suka buang sampah semabrangan, lama-lama rumah kita akan penunh sampah bahkan tenggelam oleh sampah. jadi..kalau di rumah atau dimanapun adik harus buang sampah pada tempatnya ya. ''Iya..nanti ndak banyak lalat ya Mi''.
***
Hemm...kok abi lama ya kekamar mandinya?. Sampai selesai mendongeng Abi belum keluar...hehe.
***

Salah satu manfaat dongeng adalah bisa menjadi sarana menyampaikan pesan moral yang baik kepada anak. Semoga Adik bisa menangkap pesan moral dari ceriata tadi. Pesan moralnya adalah..Berperilaku hidup bersih, dengan cara buang sampah pada tempatnya. Kalau perlu diajak mengelola sampah (insyaallah). Bukankah Rasul kita mengatakan bahwa ''Kebersihah sebagian daripada iman?''. So...kalau kita mau menajdi orang beriman ya wajiblah berperilaku hidup bersih. Terimakasih
****

#Tantangan10hari
#Level10
#KuliahBunsayIIP
#GrabYourImagination








Senin, 27 Agustus 2018

Resep Sate


RESEP SATE 

BAHAN UTAMA;


DAGING SAPI/KAMBING/AYAM 1 KG
Daun pepaya bebrapa lembar untuk memmbungkus daging sebelum diolah.

BUMBU HALUS;

BAWANG PUTIH 5 SIUNG

MERICA BUBUK 1 SDT

KECAP 2 SDM

BUMBU OLES;
Kecap
Bawang Merah diiris
Mentega/margarin

SAMBAL:
Kecap bawang merah iris
Cabe Rawit

Cara Memasak:

1. Daging dicuci bersih tiriskan, kemudian ptong ukuran sesuai selera. 
2. Bungkus daging dengan daun pepaya, diamkan selama 30 menit. Keluarkan daging, bumbui dengan bumbu halus, lalu bungkus lagi. diamkan selama 30 -1 jam.
3. Tusuk daging dengan daging sate sampai selesai
4. panggang daging ....setenagh matang, olesi dnegan bumbun oles, panggang lagi, olesi lagi dan panggang sampai matang.

5. Sajikan sate bersama sambal kecap. Penyajian bisa dilengkapi dengan lontong, acar timun, dll.


MENDONGENG#5

BISMILLAH ...

Pagi ini alhamdulillah bisa sarapan berlima, formasi lengkap. Saya tidak menyia-nyiakan kesempatan ini untuk mendongeng.

Begini dongengnya...

Di suatu kerajaan di negeri yang makmur...Raja dan Ratu memiliki tiga anak, satu putra dan dua putri.

Keluarga kerajaan itu memiliki kebiasaan sarapan bersama meskipun tidak bisa dilakukan setiap hari. Suatu pagi yang cerah Sang Raja mengajak sleuruh anggota keluarganya untuk menikmati sarapan bersama. Menu yang dihidangkan disesuaikan dengan kesukaan masing-masing anggota keluarga, harapannya agar semua anggota keluarga berselera untuk makan pagi. Karena Raja dan Ratu sangat paham akan selera masing-masing anggota keluarganya.

Meskipun sudah disedikan makanan yang dkisesuaikan selera masing-masing, namun tetap saja Sang Putri Bungsu tidak bersemangat untuk makan. Sang Ratu sudah berusaha membujuknya, bahkan Raja dan kedua kakaknya ikut membujuk, namun sang Putri Bungsu tetap tidak mau sarapan juga.

Ibunda Ratu sangat sedih , namun tidak bisa memaksa putrinya untuk makan. Ibunda Ratu sangat cemas akan Putri Bungsu akan terganggu kesehatannya, karena hari ini akan ada acara kerajaan yang harus diikuti Putri Bungsu juga seluruh keluarga kerajaan. Bunda Ratu hanya bisa pasrah dan berdoa semoga putri bungsunya akan baik-baik saja.

Acara kerajaan pun berlangsung sangat tertib, pukul 13.00 acara  hampir selesai. Tiba-tiba Ibunda Ratu dikejutkan oleh seorang Dayang kerajaan yang menghadapnya. Dayang itu berkata bahwa Putri Bungsu sakit, sekarang sudah dibawa diruang kesehatan yang terletak di samping istana.

Ibunda Ratu segera menyusul ke ruang kesehatan, hatinya cemas mengkuatirkan putrinya. Tiba disana, Bunda Ratu tidak bisa segera bertemu karena putri sedang diperiksa oleh tabib. Tak lama kemudian Tabib keluar dari ruang pemeriksaan. Ibunda Ratu segera bertanya kepada tabib tentang keadaan putrinya. Tabib mengajak sang ratu masuk dan melihat putrinya.

Ibunda Ratu memeluk Sang Putri yang terbaring lemah, sambil menangis. ''Bagaimana keadaanmu Putriku?''

"Ibuuuu....maafkan aku'' Putri mennagis dipelukan ibunya.
''Kamu baik-baik saja nak? apa yang kamu rasakan?''
''Perutku perih Bunda...'' jawab sang putri sambil menahan nyeri
''Iya nak...semoga lekas sembuh ya Sayang''.
''Maafkan aku ya Bu...tadi pagi aku tidak mau sarapan, aku tidak mau mendengarkan kata-kata ibu''.
''Iya sayang...tidak apa-apa, tapi tolong jangan diulangi lagi ya, jaga kesehatanmu, sayangi tubuhmu''.

Ibu-Anak itu berpelukan. Tabib dan beberapa dayang yang ada diruang itu terharu.
Kini keadaan Putri sudah membaik, Ibunda Ratu merasa lega, begitu pula dengan Tabib dan para dayang di ruangan tersebut.
****
Pesan Moral:
Biasakan sarapan pagi untuk menjaga kesehatan. Makan merupakan salah satu cara menjaga kesehatan tubuh. makan juga merupakan ibadah jika dilakukan sesuai syariat yang diajarkan oleh Rasulullah. ''Makanlah sebelum lapar, dan berhentilah makan sebelum kenyang''.
Jadi..jangan telat makan juga jangan kebanyakan makan. hehe.

***
Selesai sudah acara sarapan pagi ini juga dongengnya. Kami semua bersiap-siap berangkat beraktifitas, mengantar anak-anak ke sekolah sekalian berangkat kekampus. Barokallahufiikum. Terimakasih

#Tantangan10hari
#Level10
#KuliahBunsayIIP
#GrabYourImagination

Minggu, 26 Agustus 2018

Dongeng#4

Bismillah ...

Pagi yang dingin  membuat anak-anak jadi kurang semangat untuk mandi. Terutama Adik nih..malah tiduran di ruang keluarga. Kakak sudah sarapan dan Mamas sedang mandi. Abi sudah berangkat ke kampus Jogja. Aaah...saatnya gelitikin adik nih.

Jam dinding menunjukan pukul 6.15 wib, Kakak sudah selesai sarapan, sekarang giliran mamas yang sarapan. Adik masih meringkuk dikasur ruang keluarga. Kakak ikutan merebahkan badan didekat adik. Saya berusaha membangunkan Adik  namun belum juga berhasil, dia masih malas-malasan sambil memeluk guling.

Ahaa...mumpung pada kumpul diruang keluarga nih, saat yang tepat untuk mendongeng. Tidak harus menjelang tidur kan mendongengnya? ...

Sambil gangguin adik, saya woro-woro ke anak-anak mau mendongeng, segera saja mereka usul ide tema. Setelah musyawarah smabil beercanda ria...akhirnya saya mantab memilih cerita ini....

Pada jaman dahuluuu....ada Raja dan Ratu yang sangat baik hati dan tidak sombong. Raja memiliki dua orang anak perempuan, yaitu Putri Naura dan Putri Naira yang sangat cantik.

Suatu hari mereka bermain di taman kerajaan. Di taman itu banyak sekali tumbuh bunga dan pepohonan.  Putri Naura sangat menyukai bunga Anggrek, dia berjalan diantara bunga anggrek yang sedang bermekaran. Di sana terdapat aneka warna bunga anggrek, ada ungu, biru, merah, kuning, merah muda dan warna lainnya. Bunganya sangat indah ....karena dirawat dengan baik oleh pegawai kerajaan yang bertanggung jawab mengurus taman.

Sementara putri Naira berlarian kesana-kemari  mengejar kupu-kupu. Saat asyik mengejar kupu-kupu berwarna kekuningan...tiba-tiba braak...satu pot bunga anggrek terjatuh, pecah dan hancur. Putri Naira terkejut dan berdiri mematung memandangi  pot dan bunga anggrek yang berserakan di tanah. Sementara itu, putri Naura yang berada tidak jauh dari tempat itu tak kalah terkejutnya. Dia berteriak memanggil adiknya.

''Putri Naira...kamu baik-baik saja?'' teriaknya sambil berlari kearah suara pot yang jatuh itu.

Putri Naura semakin terkejut demi melihat pot dan bunga anggrek kesukaanya berserakan...rusak.
Hati putri Naura lega sekaligus sedih. Lega karena adiknya putri Naira baik-baik saja. Sedih karena bunga kesayangannya rusak. Dia menjadi kesal dengan adiknya itu, karena tidak hati-hati waktu bermain. Padahal sudah diingatkan agar hati-hati dan tidak berlarian saat main di taman bunga.

'Putri Naira paham perasaan kakaknya, sambil menunduk dia bergumam ''Kak,... Naira minta maaf..''. suaranya lirih nyaris tidak terdengar. Putri Naura tidak menjawab, malah sibuk  memunguti batang bunga yang jatuh tadi. Hal itu membuat putri Naira semakin merasa bersalah ...karena  kakak nya tidak mau memaafkannya. Dia berlari masuk ke istana menemui Ibunda Ratu.

Putri Naira menceritakan peristiwa di taman tadi sambil menangis. Ibunda Ratu menenangkan putri bungsunya itu dengan lembut dan penuh kasih sayang. Beberapa saat kemudian setelah putri Naira merasa lebih tenang, Ibunda Ratu memerintahkan Bibi Emban untuk memanggil Putri Naura.

Putri Naura segera menghadap Ibunda Ratu yang sudah menunggu bersama putri Naira. Ibunda Ratu menanyakan kepada putri Naura mengapa tidak mau memaafkan kesalahan adiknya, apalagi kesalahan itu tidak disengaja.Putri Naura menjelaskan kepada Ibunda Ratu, bukan tidak mau memaafkan tetapi dia masih sangat sedih karena bunganya rusak.

Ibunda Ratu memberi nasihat kepda kedua putrinya itu, untuk bisa saling memaafkan kesalahan orang lain. Bunda Ratu sangat memahami kecintaan putri Naura terhadap bunga anggrek, namun jangan sampai hal itu mengalahkan rasa suka dan cintanya kepada adiknya.


Bunga anggrek yang indah tentu sangat berharga bagi Putri Naura, namun saling memaafkan dan saling mencintai kepada saudara jauh lebih berharga.

Kedua putrinya kini saling berpelukan dan saling memaafkan. Putri Naira berjanji akan lebih hati-hati agar tidak terulang kesalahan yang sama. Putri Naura pun akan berusaha untuk lebih bijaksana dalam bersikap terhadap kesalahan adiknya. Ibunda Ratu sangat bahagia melihat kedua putrinya sudah berbaikan dan saling memaafkan. Sebagai hadiah ..Ibunda Ratu akan memberikan satu pot bunga Anggrek yang baru. Ibunda Ratu memeluk kedua putrinya dengan hati penuh bahagia dan syukur kepada Allah SWT.

****
Demikian cerita dongeng Putri Naura dan Putri Naira....
semoga adiuk, kakak dan mamas bisa menjadi saudara yang saling menyanyangi dan mudah memaafkan kesalahan adik ataupun orang lain. Jadilah pemaaf ya nak...
***
Suasana pagi ini menjadi seru keran ada dongeng ..terasa sekali kemelekatan diantara kami. Entah berapa lama waktu untuk mendongeng tad, sampai lupa ....1 hal.
Eh iya..Adik belum mandi...
segera kugendong adik kekamar mandi...
siap-siap berangkat ke sekolah


#Tantangan10hari
#Level10
#KuliahBunsayIIP
#GrabYourImagination


Dongeng#3

Bismillah ...

Hari ini kami sekeluarga menghadiri pesta pernikahan saudara di Sumber Lawang, Sragen. Adik bahagia sekali karena hari ini dia jadi Patah atau pendamping pengantin. Dia senang didandani oleh perias manten, dari pagi sudah siap, dan bersabar meskipun harus menunggu giliran untuk dirias. Selama acara berlangsung, adik juga terlihat enjoy dan tidak rewel. Dalam perjalanan pulang ke Solo dia bilang ingin jadi patah lagi. Rupanya adik suka ya dunia dandan dan kecantikan gitu. Seperti ''putri'' katanya.

Sampai di rumah dan beristirahat, saya teringat kalau ada tugas bunsay mendongeng. saya sampaikan ke anak-anak, kalau saya mau mendongeng, mereka antusias ingin mendengarnya.  Namun acara mendongeng jadi tertunda karena saya harus beberes. Untung diingatkan adik, ''Ayo Mi..katanya mau mendongeng''. Alhamdulillah anak-anak suka dongeng.

Baiklah, akhirnya saya, adik dan kakak berkumpul di kamar untuk mendengar dongeng. Mamas dan Abi sedang ada kegiatan lain. Kami berdiskusi untuk memilih tema. cerita dari handphone. Adik memilih judul cerita  "Putri Mawar dan Burung Emas''.

Saya pun membacakan cerita tersebut dengan gaya seorang pendongeng profesional hehe..maksudnya suaranya mengikuti tokoh dalam cerita.

Inilah kisahnya....
Disuatu masa dan kerajaan yang jauuh ...hiduplah seorang putri yang sangat cantik, rambutnya berwarna merah menyerupai bunga Mawar.  Oleh karena itu putri tersebut dikenal dengan julukan Putri Mawar.

Putri mawar memiliki sahabat seekor burung emas. Setiap malam Mereka bernyanyi didepan balkon istana. Burung itu hinggap di bahu putri mawar, ajaib..ketika burung itu hinggap dibahu sang putri maka rambut sang putri akan mengeluarkan cahaya kemerahan yang sangat indah. Mereka bernyanyi dengan nada-nada yang indah. Anehnya setiap mendengar nyanyian mereka berdua, seluruh warga kerajaan tertidur dengan nyenyak dan bermimpi indah.

Namun ada seorang Penyihir yang tidak suka dengan nyanyian sang putri dan burung emas, hatinya dipenuhi rasa iri. Kemudian penyihir itu mengutuk sang putri dengan mantra saktinya...''abrakadabra.., hilanglah warna sang mawar''.

Mantra itu telah membuat rmabut sang putri berubah warna menjadi hitam legam. Saat malam tiba, sang putri yang kini berambut hitam itu kembali bernyanyi, namun hal itu membuat warga kerajaan mengalami mimpi buruk dan amat seram. Putri sedih sekali dan mengadu kepada burung emas. Burung emas pun memberikan saran kepada putri untuk mencuci rambutnya dengan air mawar merah.  Putri menuruti saran burung emas, dan rambut sang putri kembali berwarna merah seperti mawar.

Penyihir jahat itu semakin marah dan berusaha mematikan seluruh mawar yang tumbuh di negeri itu. Putri sangat sedih karena tidak bisa mencuci rambutnya dengan mawar lagi. Dia berdiri didepan balkon istana dan menangis. Tidak disangka datang seorang pangeran tampan membawa sebuah kotak yang berisi rambut merah. tanpa sengaja kotak tersebut terkena tetesan air mata sang putri. Ajaib..air mata sang putri merubah isi kotak menjadi kelopak mawar yang indah.

Putri segera mencuci rambutnya dengan air mawar dan ia sangat bahagia karena bisa kembali bernyanyi ..sehingga seluruh warganya bisa tiduur nyenyak dan mimpi indah setiap malam.
Penyihir jahat tidak bisa menerima perubahan sang putri, dia sangat marah dan kesal...ajaib kemarahannya itu membuat tubuhnya hancur karena kepanasan. Sementara itu  kini putri bisa hidup dengan tenang dan bahagia. Dia sangat dicintai rakyatnya dan  Putri telah menikah dengan sang pangeran yang baik hati.

****
Hikmah cerita ...Iri hati  dan kebencian dihati tidak akan menyelesaikan masalah, bahkan menmbuat hidup menjadi hancur. Sebaliknya ketulusan dan kebaikan hati akan membawa ketenangan hati dan  menang melawan kejahatan.
***
Usai mendengar cerita ini..adik keluar kamar dan saat saya menulis laporan ini, tetiba adik muncul dengan kostum berbeda. Adik mengenakan jilbab yang diurai panjang sampai ke lantai dan pakai bando. Rupanya dia sedang berperan sebagai putri rambut merah atau putri mawar.

Benarlah ..pendapat yang menyatakan salah satu manfaat mendongeng adalah dapat membangun imajinasi anak.

****

#Tantangan10hari
#Level10
#KuliahBunsayIIP
#GrabYourImagination



Jumat, 24 Agustus 2018

MENDONGENG#2

BISMILLAH...


Hari ini kami akan berangkat ke tempat Simbah, mau jagong dan rewang ada saudara yang mantu. Pagi-pagi saya menyiapkan pakaian Adik yang mau dibawa. Biasanya adik menyiapkan sendiri, namun kali ini saya bantu karena ada beberapa baju khusus yang mau dikenakan saat pesta resepsi besok hari.

Usai main sepeda Adik main di kamar saya, entah main apa. Tiba-tiba terdengar suara Adik menangis. Saya yang sedang melipat baju yang sudah dipilih bersegera ke kamar untuk melihat adik. Namun sampai di kamar adik malah tertawa dan dengan bangganya ..''yey...diapusi gelem, aku cuma pura-pura kok nangisnya''. Jawab adik enteng...

''Oalaah nduk..nduk...saya kira beneran nangisnya'' gumamku, adik makin keras tertawanya.

''Dik...bohong itu dosa lho..''
''Iya...masuk neraka kan?'' jawab adik sepontan sambil cengengesan, udah hafal. hehe..

Hemm...ada ide nih untuk mendongeng.

''Dik..aku ceritakan ya, ada anak yang suka bohong dan pura-pura''
'' Gak mau....''.
''seru lho dik...''

Tanpa menunggu persetujuan adik, saya pun bercerita....

Di suatu masa....ada anak yang punya poni pendek, dan suka berbohong kepada ibunya. Dia suka berpura-pura untuk mendapat perhatian dari ibunya.

Suatu hari ....saat ibunya sedang memasak di dapur, anak itu menangis dan berteriak   dari dalam kamar.  Ibunya berlari-lari ke kamar untuk melihat anak tersebut. Namun anak itu malah tertawa dan gembira, karena merasa berhasil mempermainkan ibunya..membohongi dengan pura-pura menangis.

Ibunya kembali kedapur meneruskan kegiatan memasak. Saat sedang asyiik memotong sayuran...kembali terdengar suara teriakan minta tolong dari dalam kamar. Tanpa pikir panjang ibunya kembali berlari kekamar demi melihat anaknya dan ingin menolongnya.

Betapa ibu lega sekaligus kecewa ketika dilihatnya anak itu  hanya pura-pura saja. Ibu kembali kedapur meneruskan pekerjaannya. hening beberapa saat, Ibu jadi tenang melakukan pekerjaanya didapur.

Tapiiii...tiba-tiba sia anak menjerit-jerit lagi, bahkan lebih keras dari sebelumnya. Ibu berusaha tetap tenang, tidak terpengaruh suara anaknya. ''aah pasti pura-pura lagi'', gumam ibu sambil mencuci sayuran hijau.Dia biarkan saja anaknya menangis dan berterika minta tolong karena ibu pikir pasti pura-pura, dan hanya main-main saja untuk menarik eprhatian ibunya.

15 menit .....telah berlalu namun tangis anak itu makin menjadi, Ibu mulai terusik. Namun masih berusaha bertahan didapur karena pekerjaanya belum selesai.

''Ibuuuuu......ada ulat buluuu...'' terdengar teriakan lagi dari kamar. Ibu tak bergeming

''Ibuuuu........aku takuuut'' teriak anak itu lagi.

Lama-lama ibu terpengaruh juga ini, ingin melihat apa yang sesungguhnya terjadi, apakah pura-pura atau serius?

Betapa ibu kaget  melihat keadaan anaknya. Ketakutan sambil menjerit dipojok kamar, kulit lengannya bentol-bentol kemerahan. Rupanya benar yang dikatakn anak itu. Ada ulat bulu hinggap ditangaanhya, dia menjerit dikibaskan ulat itu, namun kulit tangannya terlanjur kena dampak ulat itu, jadi kemerahan.

Anak itu menangis dalam pelukan ibunya, Ibu merasa bersalah begitu juga dengan anak itu. Setelah lebih tenang ibu dan anak itu saling ,minta maaf.
****

Adik tersenyum ..usai mendengar cerita tadi.
''Itu dik..kalau suka berpura-pura akibatnya seperti itu, tidak dipercaya lagi''.
''Adik masih mau pura-pura lagi? masih mau bohong lagi?''
''enggak..''jawab adik malu-malu ...


#Tantangan10hari
#Level10
#KuliahBunsayIIP
#GrabYourImagination

Resep Tong Seng


Bahan:

1 kg daging kambing, dan tulangnya
Nanas muda, diparut

1 liter santan

Bumbu halus:

1 Sdt Merica
1 sdt ketumbar (sangrai)
5 butir kemiri (sangrai)
8 siuang bawang merah
6 siung bawang putih
3 buah cabe merah keriting atau sesuai selera
5 cm jahe
5 cm kunyit
Minyak goreng secukupnya

Bumbu Pelengkap:
3 lembar daun salam
2 batang sereh , geprek
8 lembar daun jeruk
1 jari, lengkuas, geprek
garam, gula merah (boleh digantin gula putih) dan kecap secukupnya

Bahan Pelengkap:
Kol iris tipis
wortel, iris bulat atau serong (rebus)
buncis (rebus)
3 tomat (potong sesuai selera), sisakan 1 buah untuk diibuat garnis bunga mawar ..
daun bawang (iris tipis)
Bawang goreng
cabe rawit utuh secukupnya

Cara Masak:

- Daging dan tulang kambing dicampur dengan parutan nanas, diamkan kurleb 10 menit. Cuci bersih, tiriskan sebentar..Manfaat nanas ini selain untuk mengempukan daging, juga untuk mengurangi bau prengus.
 - Rebus daging kambing dengan 4 lembar daun jeruk sampai matang dan empuk. Buang air rebusan.
- Panaskan minyak, tumis bumbu halus sampai harum.  masukan daun salam, sereh, lengkuas dan daun jeruk. aduk sebentar ..
- Masukan daging kambing, aduk dan biarkan sebentar agar bumbu meresap.
- Masukan santan, aduk-aduk jangan sampai santan pecah.
- Beri garam, gula merah/putih dan kecap. Masak sampai matang
- Tes rasa...
-  Angkat dan sajikan.

Cara Penyajian:
- Wortel, kol, buncis, tomat disusun dalam mangkok atau wadah saji.
- Tambahkan tongseng kedalam wadah tersebut.
- Taburi bawang goreng dan daun bawang iris.
- Tambahkan Cabe rawit utuh
- Beri garnis tomat bunga mawar atau sesuai selera
- Selamat menikmati

**
Resep ini di ATM dari resep : Mega Puspa N.



MENDONGENG#1


BISMILLAH ..

Tantangan di kelas Bunsay kali ini adalah mendongeng, saya suka sekali..tepatnya seperti diingatkan akan kebiasaan baik yang nyaris terlupakan. 


Malam ini kembali Adik tidak mau membaca Iqro, alasannya ..malaslah, ngantuklah, bahkan bosan katanya. Ngaji kok bosan tho nduk..nduk..Emak ngelus dada. Berbagai cara sudah dilakukan untuk membujuk Adik agar mau belajar Iqro dan belajar lainnya. Namun, masih juga malas-malasan, lebih sering gagal membujuk daripada berhasil. 

Ahaa...ada ide nih, bagaiamana kalau mendongeng?? 
Saya coba tema Ular yang menyiksa manusia ke dalam kubur, namun Adik tidak tertarik ...malah ngece..."udah tau ceritanya.."kata Adik. 

Kebetulan ada teman Adik yang main kerumah, juga ada Mamas yang ikut membujuk Adik, namun tidak berhasil. Saya kembali mencari ide...


Begini ceritanya ...

Judul : Rani dan Rana 

Rani dan Rana adalah kakak beradik. Rani adalah  adik dari Rana. Rana ini sangat rajin belajar, belajar Iqro, sholat, baca buku dan lain-lain. sementara Rani adalah anak yang pemalas, kalau diajak belajar malah nonton tivi, tidur atau bermain sesuka hatinya. 

Suatu hari ada lomba membaca Al-Quran di sekolah mereka. Rana ikut lomba sedangkan Rani tidak bisa ikut, karena bleum lancar membaca Quran. 

Alhamdulillah Rana menang ..dia jadi Juara 1 membaca Al-Quran. Rana mendapat hadiah uang yang cukup besar jumlahnya. Rana sangat bahagia, karena bisa membahagiakan kedua orang tuanya, juga dapat hadiah. Uang hadiah tadi digunakan oleh Rana untuk sedekah, ditabung,  dan untuk membeli keperluannya, juga untuk beli mainan yang sudah lama Rana idamkan. 

Rana diantar Ibu dan Ayahnya ke Mall untuk membeli mainanan yang dia sukai. Betapa bangga hati Rana karena bisa membeli mainan kesukaan dengan uangnya sendiri. Rana sangat bersyukur atas karunia ini. Dia bertekad semakin rajin belajar ....
Tak lupa dia juga membeli mainan untuk Rani adiknya. 


Rani ikut senang atas kemenangan kakaknya Rana, namun dia juga sedih dan malu. Dia sadar ..semua karena kesalahannya sendiri, yang masih malasa belajar. 

Ibu berpesan kepada Rana dan Rani, rajin belajar agar mendapat ridho Allah, bukan karena untuk menang lomba atau dapat hadiah. Kemenangan ini semata karena kebaikan Allah, sebagai hadiah kesungguhan Rana dalam belajar.  
  
*******
Begitulah cerita tentang Rana dan Rani....
''Siapa yang mau seperti Rana?''. tanya Emak ....
''Saya...saya...''.
Adik, teman dan Mamas menjawab sambil menmgangkat tangan.

" Siapa yang ingin seperti Rani?'' Tanya Emak lagi....
serentak mereka menjawab..''Tidak mauuu..''/

Baiklah..kalau gitu kita belajar yuuk...
''Yuuuuk..."

Saya minta tolong Mamas dan temannya untuk mengambil buku Iqro. Kemudian membacanya secara bergantian. Mamas membaca lebih dulu, diikuti temannya...dengan harapan Adik mau ikut membaca. Mamas dan temannya berperan menjadi anak TK...terimakasih ya, hehe. 

Walau masih malu-malu dan agak malas-malasan, Adik akhirnya mau membaca. 
Dia mengambil buku Iqro-nya dari dalam tas sekolahnya. Kemudian memilih halaman buku yang ingin dia baca...Bismillah ....Alhamdulillah Adik bisa membaca satu halaman dengan lancar.
***
Benarlah ungkapan dalam materi bunsaya yang menyatakan bahwa Dongeng adalah salah satu usaha laku kita dalam bertutur dalam sebuah cerita yang pasti tidak akan ditolak anak-anak. 

Terimakasih.
***
#Tantangan10hari
#Level10
#KuliahBunsayIIP
#GrabYourImagination

Say Hello Gado=Gado Pasca Libur Panjaang Ngeblog

Bismillah .. Hallo bunda....lama tak jumpa, apabakar? Semoga selalu sehat dan bermanfaat untuk sesama..aamiin. Lama menghilang ..tetiba ...