Jumat, 22 Desember 2017

Mengenal Diri Anak (Bagian 1)

Bismillah ..

Libur telah tiba ..syalalla...
mau liburan kemana ..mangga terserah saja

Halaah..nyayi apa sih itu ..hehe

Kalau kami yang tidak ada waktu libur total ini, hanya bisa memadukan antara kerja dan bersantai saja. bekerja sambil  berlibur, anak-anak diboyong ke tempat kerja..hehe. Alhamdulillah dinikmati saja ..bisa nulis dimana aja, kapan saja.

Ehemm ..sudah berapa hari ya gak ngeblog? entahlah ..gak usah dihitunglah ya, yang penting alasannya bukan karena malas, atau lagi galau sehingga gak nulis. Enggak kok..insyaallah karena ada pekerjaan yang lain. Keep productive yaak..Alhamdulillah

Kali ini aku mau nulis tentang bagaimana mengenali bakat anak sejak dini. Hei...kenapa tiba-tiba menulis tentang itu? Karena itu penting banget. Seperti kata Ayah Edi dan pakar parenting lainnya, betapa banyak anak-anak atau kita yang merasa galau berkepanjangan. Gegara gak kenal siapa dirinya, merasa salah jurusan, asal sekolah dan terpaksa belajar bidang yang tidak sesuai minat.

Hiiii..sereeem kan? Aku merupakan salah satu yang mengalami galau yang super panjang, gak kenal jati diri, mencari terus-menerus tanpa mentor ...sehingga butuh waktu terlalu lama menemukan diri. Kalau generasi jadul okelah boleh dimaklumi, karena berbagai faktor yang belum mendukung saat itu. Kasarnya omong..ilmunya belum sampai, namun kalau sekarang dan kedepan anak-anak kita atau generasi ke depan masih mengalami galau kayak emak dulu..wah...wah....jangan sampai deh, bakal sangat mengerikan masa depannya.

Aaah,,ngeri-ngeri terus lho dari tadi, yaa,,,gimana enggak lha sekarang aja kondisi sudah seperti ini gimana nanti pas anak-anak masuk usia kuliah atau kerja?? Aku kutip dari bukunya Ayah Edy ya ..
Saat ini sudah berlangsung ACFTA (Asian-China Free Trade Area), hal tersebut bahkan sudah dimulai sejak 2010. Kemudian pada tahun 2015, sudah berlaku AEC (ASEAN Economy Community), atau yang lebih dikenal dengan istilah masyarakat ekonomi ASEAN.

Aaaiih Makkk..apaan sih itu? lagian apanya yang ngeri dari semua itu bagi masa depan anak kita kelak?. Apa hubungannya dengan istilah-istilah keren yang disebutkan tadi? Aha..inilah makk yang mau aku bahas. Taukah makk..istilah tadi itu menunjukkan bahwa dengan adanya AEC, ASEAN telah menjadi pasar tunggal, global village (kampung global) tanpa sekat sebagai pasar internasional, pasar bebas maak. Pasar bebas yang dimaksud disini bukan hanya meliputi produk barang dan jasa, namun juga tenaga kerja or Sumber Daya Manusia.

Nah.. kata yang dicetak tebal itulah yang sangat ada kaitannya dengan masa depan anak-anak kita. Di era anak kita tumbuh dewasa nanti, tantangan yang harus dihadapi tentunya semakin berat. Persaingan  yang mereka hadapi tidak hanya SDM  dalam negeri dari Sabang sampai Merauke saja, namun dari negara-negara Asia dan ASEAN. Hemm...bersaing dengan sesama tenaga kerja dalam negeri saja sudah cukup berat, apalagi dengan luar negeri. Iya juga ya..Njuk kudu piye Makk..??

Tenang-tenang ...tidak usah panik dan ngeri berkepanjangan, selalu ada solusi dari setiap masalah dan tantangan. Allah selalu memberi masalah satu paket dengan solusinya (Al-Insyirah: 6).

Disinilah peran kita selaku Ibu, Emak, Simbok atau Umi sebagai agen perubahan, madrasah pertama bagi anak-anak kita, sangat dibutuhkan. Orang tua harus mempersiapkan diri anak-anak menjadi manusia yang berkualiatas, manusia yang unggul dan berdaya saing tinggi. Agar dapat bersaing secara sehat dan dapat memenangkan persaingan. Iiiiih...sereem gitu sih Mak kata-katanya, kayak orang gulat atau berantem gitu, saingan, menang. Hehe..emang iya sih, tapi bukan macam orang tarung tinju diatas ring kok.

Manusia yang unggul dan berdaya saing tinggi harus memiliki keunikan, diferensiasi. Kalau kemampuannya hanya rata-rata tidak akan mampu hadapai badai persaingan yang dahsyat. Sepeerti ungkapan Bu Septi Peni Wulandani '' Good isn't enough, We must to be different'', bagus saja tidak cukup kita harus berbeda. Orang yang sekedar bisa sudah banyak, orang yang banyak tau sudah banyak, banyak kebisaan tapi tidak sampai expert.  Lebih baik menguasai satu ilmu atau keterampilan namun sampai benar-benar ahli, itu yang dibutuhkan sekarang dan kedepan. Dunia butuh kemampuan orang ahli bukan butuh orang kemampuan rata-rata. 

Bagaimana mempersiapkan anak kita menjadi manusia yang berkualitas, unggul dan berdaya saing tinggi? INI PR BESAR KITA

Sejatinya Allah telah mengkaruniakan  setiap Hamba-Nya dengan talenta sebagai bekal mengarungi kehidupan di dunia. Demikian juga dengan kepada Anak-anak kita. Mereka telah Allah berikan bakat, potensi, kemampuan atau apapun sebutannya. Tugas kita sebagai orang tua, mengenali bakat bawaan lahir itu, kemudian mengasahnya sampai mereka tumbuh menjadi orang yang ahli dibidangnya. Tidak mudah memang, butuh ketelatenan, komitmen yang tinggi untuk menemukan bakat-bakat alami anak-anak tersebut.

Kini, banyak referensi yang bisa dijadikan pedoman dalam mengenali dan menemukan bakat tersebut. Mulai dari buku, seminar, kulwap (kuliah whatshap), komunitas parenting dan sumber lainnya diinternet yang bertebaran ilmu-ilmu tersebut. Metode untuk menemukan juga dapat dilakukan dengan tes bakat, antara lain Finger test (sidik jari), Talent Mapping, dan lain sebagainya.
Tinggal pilih mana yang cocok dengan anak Anda. Namun yang utama adalah peran orang tua untuk mengamati perilaku anak sehari-hari, atau yang dikenal dengan istilah ''Ilmu titen).

Berdasarkan Buku karya Ayah Edy yang berjudul ''Rahasia AYAH EDI MEMETAKAN POTENSI UNGGUL ANAK'', ada beberapa langkah  yang dapat dilakukan oleh orang tua untuk mengenali, dan menggali potensi anak sejak dini. Langkah  tersebut antara lain:

1. Menyusun program stimulasi untuk anak
2. Membuat daftar minat dan bakat anak
3. Melakukan uji coba minat dan bakat anak

Penjelasan mengenai ketiga langkah tersebut dapat disimak pada tulisan berikutnya ya...

Terimakasih..

  Yogyakarta, Sabtu, 23 Desember
@Jayakartahotel

Senin, 18 Desember 2017

Nikmatnya Bersyukur

Bismillah ..

Melatih kemandirian anak sudah dimulai sejak dulu
Setelah masuk kelas Bunda Sayang makin semangat dan terdokumentasi.

Tantangan 10 hari sudah selesai, namun praktek bunsay belum usai
Tetap berjalan sepeerti biasa
meskipun emak  sangat sibuk fokus nulis, baca, bimbingan,..namun tak lupakan
tugas utama mendidik anak-anak.
Mereka tetap yang utama
Karena Emak momong anak nyambi sekolah
Bukan emak sekolah nyambi momong anak
Awas lho..jangan dibalik-balik ya..

Tentu saja , kan udah jadi komitmen sejak gadis dulu...ingin bisa mendidik anak-anak sendiri. Sejalan dengan pemikiran Bu Septi Peni W. yang tidak mau menitipkan anak-anaknya kepada orang tua ataupun mertua.

Alhamdulillah walau sedang tugas sekolah ..anak-anak bisa diajak serta. Inilah nikmat yang sangat aku syukuri. Tidak apa studi jalan pelan-pelan yang penting anak-anak masih bisa kujagai. Semua bisa berjalan dengan baik..aamiin.

Ya Allah..tak akan sanggup aku tulis segala nikmat yang Engkau beri.
Alhamdulillah..alhamdulillah...alhamdulillah..
Malam ini sbelum terpejam..aku ingin bersyukur kepada-Mu
Ya Allah ..ampunilah aku.
Aamiin

ZZZZZZZZZZ











Setiap Hari adalah Luar Biasaaaa...


Bismillah ..

Menikmati hari yang luar biasa dari kemarin malam program Endnote belum bisa diakses, sementara deadline makin dekat. Sebelum berangkat ke Lampung, sempet belajar sama Abi memperbaiki program endnote di laptopku.

Siang-malam nunal nunul mindahin (import) jurnal dari  file ke program. Namun program tetap tidak jalan. Jurnal tidak bisa dicitasi ke program words. Dalam hati, yo weslah kalau memang belum bisa digunakan, terpaksa ketik manual. Walau harus kerja keras.

Otak-atik dari malam ..alhamdulillah bisa diakses lagi. Ini berkat petunjuk dari Allah. Benar kata Ustad dalam tokoh salah satu novel A.Fuadi, jika kita menekuni sesuatu, insyaallah akan menemukan cara yang kreatif terkait hal yang kita tekuni(pelajari) itu. Entah bagaimana awalnya, aku berani coba satu per satu fitur-fitur yang ada di program itu. sampai akhirnya menemukan cara untuk bisa mengaktifkan program itu lagi.

Alhamdulillah tadi referensi sudah gunakan endnote lagi, walau belum semuanya, waktunya kurang. Ada yang lucu tadi, mula-mula penulisan referensi lebih dari dua penulis...muncul "et al.,", wah gembira rasa hati ini, tumben bisa nih. tak lama kemudia..eeh balik lagi, muncul nama lengkap tiga penlis..berderet panjang..membuat penempilan tulisan kurang sedap dipandang. Padahal sudah diketik style ''APA'' tapi tetap aja. Anehnya kalau dicitasi dua kali, maka yang terkahir akan muncul ..et bal.,. sayangnya jika satunya diihapus ..maka akan kembali nama lengkap yang muncul. Yah..mau diapakan lagi...

Printer di rumah sedang tidak bisa digunakan, satunya malah belum dipasang. Ya udah ngeprint dirental dekat kampus deh.

Alhamdulillah setelah menunggu sekian jam..akhirnya bertemu dengan Bapak Co-Promotor yang selalu telaten membimbing semua  Mahasiswa bimbingannya. Waktu sudah sore, berkas ditinggal..besok ngadep lagi..untuk diskusi seruu lagi.

Pulang sudah azan maghrib...
Usai sholat bersamai anak-anak
lanjut bikin materi untuk hari rabu
sebenarnya sudah ngantuk
bantal dan selimut sudah ngawe2, tapi apa daya materi kudu dikirim malam ini juga.

Bismillah ..ya Allah paringi sehat lan kiat.
Alhamdulillah selesai ..sent
materi sudah melayang ke Jogja

Saatnya tidur...
eeh..eeh..kok kangen ngeblog ya?
Yaelah Maaakk..istirahat
Iyee..bentaran aah
mau nulis dikit aja
ya deh....


 

Sabtu, 16 Desember 2017

#Day17..Tawakkal



 Bismillah ..

Hari ini anak-anak libur sekolah, kegiatan ekstrakulikuler ditiadakan. Mungkin karena selesai Ujian Akhir Semester.

Meskipun libur, tetapi kami tidak bisa mengajak mereka jalan-jalan atau beraktifitas di luar rumah. Pak suami tadi berangkat lagi ke Lampung untuk urusan pekerjaan. Sementara saya sedang menyelesaikan revisi.  


Pagi hari hanya bisa ngajak Adik Ayla ke Taman Jaya Wijaya Mojosongo yang baru dibuka beberapa hari. Sekalian belanja bahan masakan dan makanan serta minuman kesukaan anak-anak. Dua kakaknya tidak mau diajak serta, sedang asyik bermain di rumah.


Kalau anak-anak libur begini justru lumayan menguras emosi untuk mengajaknya tertib hafalan. Mereka keasyikan bermain dengan temannya, mamas main game bersama sahabatnya di ruang depan, Kakak main Leggo bersama teman-temannya di ruang tengah. Adik kadang ikut bermain dengan Kakak, sesekali saya ajak  bermain disela-sela nulis.


Kakak hari ini yang paling mengaduk-aduk perasaan, waktunya mandi tidak mau mandi maunya mainan terus. Diingatkan hafalan tidak juga bersuara, sampai saya peluuuk erat sambil berkata ‘’Kak ayo hafalan, Kakak cantik lho kalau hafalan’’
Dia tetap cuek sambil mesam mesem ..
Saya terus membujuknya dengan berbagai kata. Namun dia tetap pada pendiriannya, malah meronta dari pelukan saya pamit ke kamar mandi. Saya minta kembali kesini kalau sudah selesai dari kamar mandi. Ternyata dia malah kembali bermain setelah keluar dari kamar mandi. Ya Allah....
Malam usai sholat maghrib saya ajak hafalan lagi, mau haflan sih ..tapi hanya komat kamit suaranya tidak terdengar ...😑


Sabtu dan Minggu Mamas boleh bermain game. Inilah hari yang paling ditunggu olehnya. Saat itulah harus sering diingatkan kegiatannya. Walau sudah memiliki jadwal, namun mudah lupa kalau sudah pegang gadget. Mau dilarang sama sekali juga tidak bisa. Dibuatkan jadwal kurang dipatuhi. Kadang emak pening mikirkan ini. Emak gak keberatan dia main game asal kegiatan lainnya jalan terus seperti hafalan, belajar, sholat dan ibadah lainnya berjalan tertib. Masih dibutuhkan pengawasan dari kedua orang tua. Oleh karena itulah kami berusaha untuk sebisa mungkin bisa mendampingi tumbuh kembangnya. Alhamdulillah kami berdua bisa bergantian atau bersama-sama menjaganya. Untungnya waktu saya lebih fleksibel, sehingga pas Pak suami sering keluar Pulau Jawa saya bisa lebih banyak membersamai anak.  

Mamas hafalannya mengulang Surah Al-Mudatsir, alhamdulillah lancar. Dia juga mengulang surah An-Naba yang sudah mulai lupa. Mamas terhitung lebih mudah diajak hafalan. Aah tiap anak-anak memang berbeda-beda. Sabar aja ya Mak..Allah bersama orang yang sabar.


Adik Ayla masih menghafal surah yang sama yaitu At-tin. Sengaja saya arahkan untuk membaca surah yang sama supaya lebih lancar sambil memperbaiki bacaan yang masih keliru.


Emak Alhamdulillah tercapai target nulisnya tapi tidak dengan 8 gelas air putihnya.

Heeem...hari ini kurang berjalan dengan baik. Mungkin karena emaknya fokusnya lebih banyak ke pekerjaan nih, makanya anak-anaknya kurang bersemangat. Ngaruh banget ternyata. Maafkan ya Nak..Emak akan berusaha lebih banyak waktu untuk kalian kalau pekerjaan ini sudah selesai. Oiya besok kan ahad...Insyaallah kita akan bakar semangat esok ya Nak...

Kseimpulannya anak-anak belum mandiri untuk hafalan masih harus diingatkan dan didampingi. terus semangat ya Maak...

BTW, Mak..ini setoran apa curhat yakk...(terserah deh mau dibilang apa)😆😆😆(Ngiras aliran rasa)


#day17
#GameLevel2
#KelasBunsay
#Tantangan10hari



 One Week One Skill
Peserta
Hari Ke-
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
Mamas



Hafalan Al-Quran
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Murojaah
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Kakak Alya



Hafalan Al-Quran
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Ñ´

Murojaah
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Ñ´

Adik Ayla



Hafalan Al-Quran
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Ñ´

Ñ´
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Murojaah
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Ñ´

Ñ´
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Emak



Minum air putih 8 gelas





Ñ´




Menulis minimal 300 KPH
Ñ´
Ñ´



Ñ´
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Ñ´



Jumat, 15 Desember 2017

Day#16, Segelas Teh Manis Untuk Kakak

Bismillah ..

Di Jumat Berkah ini Mamas mengulang hafalan (Murojaáh) Surat Al-Mudatsir dan beberapa surah Juz 30. Sengaja saya ajak muroja’ah juz 30 agar tidak lupa. Surah Al-Mudatsir belum lancar, tidak apa yang penting tetap semangat berusaha. Selesai Ujian Akhir Semester mamas pulang lebih awal. Hal itu yang membuat Mamas punya waktu yang lebih banyak untuk bermain.


Naah, itulah yang membuat kegiatan menghafal rodo kendo. Dalam kondisi seperti itu emaknya kudu siaga 12 ...selalu harus rajin ngelekne. Bersyukur emaknya sedang tidak banyak tugas keluar rumah. Jadi, bisa sering-sering mengingatkan. Sabaar ya Maak..insyaallah anak-anak akan bisa mandiri nantinya. Pengalaman yang sudah-sudah begitu kan Maak? So, semangaat ya Maak...



Kakak Alya muroja’ah surah Al-Fatikhah – Al-Kafirun. Pilih surah-surah pendek pada Juz 30. Karakter kakak yang lebih suka menghafal sendiri membuat kami (saya dan Mamas ) berusaha membujuk Kak Alya agar mau hafalan didepan kami. Masih ingat kan, kalau Kakak lebih suka mojok sendirian kalau hafalan. Dia bilang lebih nyaman menghafal sendiri dan tidak bersuara. 

Harus cari cara nih. Saya bikin teh manis segelas besar, kemudian duduk di teras setelah sholat maghrib. Angin semilir membuat suasana nyaman dan santai. Saya, Mamas dan Kakak duduk dibangku kayu teras itu. Setelah guyon dan cerita ..bla..bla...saya mulai ngajak Mamas hafalan lebih dulu, kemudian Kakak. Mbujuk kakak ki emang tidak mudah. ‘’kak ayoo gih, muroja’ah Juz 30’’ ajak saya. Namun dia hanya diam sambil minum teh manis yang saya buat tadi. ‘’Kak...” saya panggil lagi agak tegas kali ini. Saya tidak bisa mendekatinya sambil menyentuh atau memeluknya, karena Mamas tidur dipangkuan saya.

‘’Kaak...” baru dia noleh kearah kami...
‘’Ayoo Al...hafalan’’ kata Mamas ikutan menyuruh
Saya mulai membaca Basmallah, diikuti kakak lalu kakak lanjutkan baca Al-Fatikhah sampai Al-Kafirun.
’Shodaqallahul adzim ..’’ Kakak mengakhiri hafalannya.
Alhamdulillah berhasil. Kemudian Kami lanjutkan dengan membuat target untuk besok, tentang surah apa saja yang harus dibaca. 


Adik Ayla, tadi sempat baca surah At-tin dan tak lama kemudian dia tertidur. Dia capek mungkin, karena tidak tidur siang. Sebelum maghrib sudah tidur. Untung tadi sudah hafalan dan sudah makan. Dia memang memiliki jadwal tidur yang teratur.


Sementara itu ..Emak hari ini menulis lebih dari 300 kata. Nulisnya ngalir aja, karena tinggal finishing saja. Namun, minum air putihnya kembali gak lulus. Minuman teh..masih menjadi pilihan utama. Teh menjadi teman setia dikala menulis ..untuk melawan kantuk.

Yuuk centang ...


#day16
#GameLevel2
#KelasBunsay

#Tantangan10hari

One Week One Skill

Peserta
Hari Ke-
8
9
10
11
12
13
14
15
16
Mamas


Hafalan Al-Quran
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Murojaah
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Kakak Alya


Hafalan Al-Quran
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Murojaah
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Adik Ayla


Hafalan Al-Quran
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Ñ´

Ñ´
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Murojaah
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Ñ´

Ñ´
Ñ´
Ñ´
Ñ´
Emak


Minum air putih 8 gelas





Ñ´



Menulis minimal 300 KPH
Ñ´
Ñ´



Ñ´
Ñ´
Ñ´
Ñ´

Say Hello Gado=Gado Pasca Libur Panjaang Ngeblog

Bismillah .. Hallo bunda....lama tak jumpa, apabakar? Semoga selalu sehat dan bermanfaat untuk sesama..aamiin. Lama menghilang ..tetiba ...