Kamis, 26 Oktober 2017

Indahnya Berbagi (Mom Story)





Assalmmualaikum Bunda Hebaat dan Semangaaat...
Selamat sore..apakabar ..semoga sehat selalu ya
disini cuaca mendung ..tanda musim penghujan sudah dimulai

oiya ..kali ini saya mau cerita nih kalau beberapa waktu yang lalu didapuk oleh IIP SoloRaya untuk berbagi di program Mom story ..dengan Tema Serba - Serbi dapur, terutama memasak.
Wah..wah...sbeenarnya gak pede ya, secara saya kan bukan ahli maemasak, bukan chef, bleum pernah kurusus memasak...apalagi sekolah chef ...hehe

Ya udah deh...karena udah sering turun ke dapur dan mencoba berbagai resep..dikit2 taulah ya tentang ilmu memasak dan perdapuran...
gpplah walau sedikit ..mudah2an bermanfaat..aamiin

Acara tersebut diawali dengan share Profil Narsum
kemudian share materi
NArsum buka salam dan say hello ..
kemudian ngobrol santai dengan teman2 grup member
diskusi, tanya jawab...gitulah hehe
Terakhir ...closing statement oleh narsum
dan pembagian sertifikat ..

Ternyata diskusi masih bersambung hingga larut malam dan keesokan harinya..wajar ya karena memasak itu kan hal yang biasa dilakukan oleh semua Ibu dan perempuan...(kalau bisa sih..kan gak wajib hehe). Beberapa hari kemudian ada yang wapri minta resep...ya Allah seneng sekali rasanya bisa berbagi. Alhamdulillah

Ini materi yang dulu saya bagi ke teman2 member IIP Solo Raya...cekidot >>>

⇓⇓⇓⇓⇓⇓⇓⇓⇓⇓⇓⇓⇓⇓⇓⇓⇓

Assalammualaikum Wr.Wb.
SELAMAT MALAM...

Hallo Bunda dan Jofisa Sholihah ..yang dicintai Allah

Selamat malam...selamat menikmati makan malam bersama keluarga tercinta, semoga bahagia dan Barokah..aamiin

Kali ini saya didapuk untuk berbagi mengenai dunia perdapuran, namun sejak pindah ke Solo manajemen perdapuran saya kurang mendapat perhatian, karena situasi dan kondisi yang berbeda pada saat kami tinggal di Lampung. Oleh karena itu sharing kali ini saya fokuskan ke aktifitas MEMASAK saja.

Sebenarnya saya sih gak pede berbagi tentang dunia memasak, secara saya bukan ahlinya hehe, tapi dipede2in, diberani-beranikan saja ya...? walau hanya sekedar suka dan punya sedikit pengalaman. Gak apa2 ya Bunda..hehe

Baiklah ..sebelum berbagi tentang dunia masak memasak, lebih dulu saya mau mengucapkan puji syukur kehadirat Allah yang telah mempertamukan saya dengan IIP. Karena setelah bergabung di IIP khususnya IIP Solo raya, saya semakin mengenal diri saya dari berbagai sisi, salah satunya adalah berdasarkan hasil test sidik jari saya dinyatakan bakat memasak. Kaget banget waktu itu...jadi selama ini saya bakat masak tho?? Pantesan ketika melakukannya saya merasa enjoy, bersemangat, mata saya berbinar dan gak ada capeknya deeh..hehe. Nyambung alias Valid..antara hasil tes dengan realita yang ada. Sebelumnya aktifitas memasak ya saya anggap sebagai suatu hal yang biasa yang harus dilakukan oleh seorang istri dan seorang ibu.  kalau selama ini saya merasa senang, enjoy dan bahagia itu ..saya anggap sebagai bonus saja. Ternyata ada kaitannya dengan potensi yang diberikan Allah SWT pada diri ini..Masyaallah, makin bersyukur.

Aha! ternyata ohh ternyata memasak itu bisa jadi terapi lhoo...,menurut sejumlah riset ilmiah menemukan bahwa hobi yang disyukuri atau ditekuni dapat berdampak pada relaksasi jiwa dan penurunan stress, dalam hal hobi memasak konon efeknya termasuk pada aromaterapi. Hal tersebut didukung oleh artikel yang dimuat di Majalah New York Daily yang menyatakan bahwa memasak itu adalah bagian dari terapi. Sebagai terapi, memasak dapat bermanfaat sebagai aktivitas yang dapat mengurangi stress, mengurangi kesedihan dan  mengobati rasa sakit hati. Lebih jauh, ditemukan juga bahwa orang yang melakukan aktivitas fisik dengan sepenuh cinta hanya 20 menit seminggu dapat  membuat orang tersebut tidak cepat letih. Kereeen kan? Tidak hanya itu yang akan kita dapatkan jika kita optimal mensyukuri hobi, termasuk hobi memasak. Ternyata Luar Biasaa...manfaat memasak yaa ?


Saya memasak bukan karena bakat atau hobi, semua berawal ingin bisa menyediakan makanan yang sehat dan menarik bagi keluarga, itulah tujuan saya memasak waktu itu. Jadi, sebisa mungkin menu-menu yang disukai suami dan anak-anak saya pelajari dan praktekan. Misalnya, suami suka garang asem, saya cari resepnya kemudian saya praktekan, anak-anak suka cilok, saya coba buat cilok dan sebagainya. Maksud lainnya, biar gak sering-sering jajan makanan diluar, karena saya kurang yakin dengan kebersihan dan kesehatannya.  Selain itu, lidah saya agak sensitif, sepertinya gak marem kalau bukan masakan sendiri, padahal rasa masakannya ya gak enak juga..hihi. Intinya memasak karena alasan kesehatan diri dan anggota keluarga saja.

    Dalam menyajikan makanan untuk keluarga, menurut saya tidak cukup hanya sehat dan matang saja, namun penampilan saat disajikan pun perlu mendapat perhatian. Agar makanan yang disajikan tidak hanya lezat, tapi juga menarik serta menggugah selera.  Oleh karena itu, saya suka menyajikan makanan dengan hiasan garnis dengan bahan2 sederhana yang tersedia didapur, seperti tomat, selada, cabe. Kalau kue ya saya hias dengan daun pandan, kreasi daun pisang dll. Membuat garnis, dan menghias makanan Itu sangat menyenangkan sekali...

πŸ”πŸ”πŸΏπŸΏπŸ³
masakanku

Adapun makanan yang sudah pernah saya buat untuk kategori sayur dan lauk pauk yaitu: sayur asem, lodeh, Soup ayam, berbagai tumisan sayuran, garang asem, bandeng presto (presto sendiri lho ya), sate ( daging ayam, kambing, sapi), Semur daging sapi, semur daging ayam, ayam goreng lengkuas, Gurame Bakar, ikan balado, rendang, pindang patin, pindang serani, steak ayam krispi, Steak ikan, MIE AYAM,tekwan palembang, mie godog, kwitiew siram, olahan sea food dsb.

Sedangkan kategori camilan, Cilok, pempek. Sementara itu untuk kategori Kue : Blackforest, Brownies ketan hitam, Bolu gulung, Cake, kue kering, lapis singkong pelangi, agar-agar daun suji, jadah, wajik, getuk dsb. Sambal : lombok ijo, sambal terasi. Ya Allah..sudah banyak juga ya, menu yang sudah saya buat, baru nyadar  ketika nulis ini ...

Minuman : es buah, aneka jus buah

Pengalaman bisnis makanan : Kripik Bayam dan terima pesanan Blakcforest. 

Menu favorit keluarga, Mie ayam, Mie Godog, Garang Asem

Menu Favorit pengajian, arisan : Mie Ayam, Brownies ketan hitam.

πŸ†πŸ†πŸ†πŸ†

Aneka masakan yang pernah kubuat
Pengalaman lomba memasak, di sekolah anak-anak (kelompok) : Juara 3 lomba Tumpeng. Juara 2 kreasi bento, Juara 1 lomba masak daging (sate). Sebenarnya saya tidak pede ikut lomba, namun karena umum seringnya tidak ada yang mau ngurusi lomba ya sudah saya ambil tanggung jawab itu, kan kasihan anak-anak kalau kelasnya gak ikutan lomba. Malah ada seorang ibu yang bilang gini “ Alaah mba..kok mau-maunya susah payah belanja untuk lomba’’

‘’Ya Allah..kalau semua gak mau, trus siapa dong yang melakukannya?’’ jawab saya balik nanya.

Saat ini saya tidak bisa setiap hari memasak, karena berbagai kesibukan. Saya memasak ketika ada waktu senggang saja, mungkin seminggu 4 kali, selebihnya makan diluar, atau pesen via go-food. Saya masak pagi untuk sarapan mulai jam 5an. Kalau masak untuk makan siang jam 7.30an - selesai.

πŸ‘¦πŸ‘©πŸ‘§

Kesukaan saya memasak rupanya menurun kepada tiga anak saya. Mba Alya sejak usia 6 tahun memaksa untuk diizinkan masak sendiri. Begitu juga dengan Mamas dan adiknya. Sekarang dua anak saya tersebut sudah bisa diandalkan untuk masak telur, mie, nasi goreng. Kaku anak paling kecil usia sekarang 5 thn, belum berani saya lepas masak sendiri...masih harus didampingi.

Demikian Bunda Sholihah sharing panjang saya..

Terimakasih

❤❤❤πŸ’—πŸ’—πŸ’–πŸ’–


Nah..seperti biasa ,,,diakhir acara, narsum kudu memberikan closing statement
Inilah statement yang saya buat :


Demikian bunda hebat..sharing tentang masak dan dapur kali ini. Semoga bermanfaat
Terimakasih

Sekian dulu ya..Wassalammualaikum wr.wb.

Jumat, 20 Oktober 2017

Pap Smear Test : the first time



Pap Smear adalah Tes yang dilakukan untuk mendeteksi kehadiran sel kanker serviks pada wanita.
Tujuan dari tes pap smear ini adalah untuk menentukan kesehatan leher rahim dan untuk mengetahui adanya perubahan-perubahan abnormal pada sel. 

Adapun manfaat dari tes pap smear adalah deteksi kanker serviks sejak dini, agar pengobatan bisa dilakukan sesegera mungkin sehingga peluang untuk sembuh lebih besar. Melihat manfaat pas msera tersebut, apakah hanya wanita yang menderita kanker serviks yang perlu melakukan tes pap smear?
Tentu saja tidak, sebaiknya wanita yang berusia minimal 21 tahun harus melakukan tes pap smear. Terlepas dia sudah melakukan aktifitas seksual atau belum.

Setahun yang lalu, adiknya khadimat yang bekerja di rumah kami di vonis kanker serviks stadium 4, sudah melakukan pengobatan selama kurang lebih satu tahun. Namun, kanker tersebut sudah parah dan pengobatan itu tidak berhasil mengobatinya, Tuhan telah mengambil nyawanya. Innalilahiwaiinailaihi rajiun. Beberapa waktu yang lalu, ada kenalan saya yang melakukan operasi Kista, alhamdulillah belum parah, sehingga bisa diambil penyakitnya dan bisa sembuh  kembali sehat. Juga banyak lagi kisah orang-orang yang saya kenal divonis menderita, kanker rahim, miom dan sebagainya.

Melihat realita yang demikian, saya sebagai perempuan dewasa yang sudah melakukan aktifitas seksual dan pernah kuret serta melahirkan tiga kali, merasa sangat perlu untuk segera melakukan tes pa smear itu. Meskipun saya tidak memiliki gejala-gelaja yang menginsikasikan adanya kanker.

Sedia payung sebelum hujan, begitu istilahnya, saya ingin menikmati sisa usia saya dengan sehat dan bahagia, juga membahagiakan orang-orang disekitar saya; suami, anak-anak, orang tua..itu motivasi terbesar saya berusaha menjaga kesehatan. Tidak hanya pap smear saja tes yang akan rutin saya jalani, tetapi general check up juga akan mulai saya lakukan, dumulai pada bulan november nanti. Saya dan suami sudah mendaftar di salah satu klinik kesehatan yang berada di dekat Pasar Legi, Surakarta. Kebetulan sedang ada paket menarik dengan harga hemat, kami tidak melewatkan kesempatan itu. Kebetulan lagi..kemarin itu hari milad pernikahan kami yang ke-12, bukan merayakan dengan selebrasi dan pesta...kami malah memanfaatkannya untuk check kesehatan..hehe.
Antimainstream nih ceritanya...haha, aah gak gitu juga sih, kemarin itu kebetulan suami lagi longgar paginya, setalah antar anak-anak ke sekolah ..kami meluncur ke klinik tersebut. Tujuannya mau periksa pap smear saja, namun pas tanya-tanya tentang general check up ..malah disosori brosur dengan paket hemat ya sudah ...sekalian ndaftar deh.

kembali ke pap smear, tadi dikatakan baiknya wanita minimal usia 21 tahun harus pap smear, wah terlambat ya saya? hehe..secara sekarang saya usia ya sudah 40 tahun. Gak apalah, daripada tidak sama sekali..hehe. Ya ..sebenarnya sudah lama ingin dan paham pentingnya tes itu, namun karena berbagai hal belum berani.

Hasil Pap smear sekitar 1 minggu lagi baru bisa diketahui, semoga hasilnya negatif.aamiin

Oiya..bagi yang belum pernah atau baru pertama kali akan melakukan tes pap smear ini, maka ada beberapa hal yang harus diperhatikan, lengkapnya diuraikan berikut.

Hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum tes PAP SMEAR:


  • Sedang tidak menstruasi 
  • Tanggal terakhir haid wajib diingat ya...
  • Sudah bersih dari menstruasi minimal 3 hari
  • Tidak berhubungan suami istri minimal 5 hari sebelum tes
  • Tidak menggunakan obat atau cairan pembersih vagina minimal 24 jam sebelum tes
  • Tidak memakai tampon atau pembalut minimal 2 hari sebelumnya
  • Kosongkan kemoh sebelum tes 
Nah, bagi yang mau memanfaatkan fasilitas dari BPJS , maka jangan lupa bawa fotocopy kartu BPJS, KK dan KTP ya..atau hubungi klinik yang dituju terlebih dahulu dan tanyakan apa saja syarat yang diperlukan. Bisa jadi, setiap klinik berbeda berkas yang dibutuhkan. 


Di Klinik tempat saya periksa kemarin, ada dua jenis tes Pap smear yang ditawarkan yang konvensional atau yang liquid. Keduanya sama-sama akurat hasilnya, namun perbedaanya yang liquid lebih detail begitu penjelasan dari petugas yang saya tanyai. Harga yang konvensional hanya 160 ribu bahkan gratis kalau gunakan BPJS, kalau yang liquid 450 ribu. Lumayan jauh ya harganya..kemarin saya pilih yang konvensional dulu, karena ini baru pertama, walaupun suami membolehkan memilih yang liquid, biasalah prinsip emak-emak hemat..hehe. Kami tidak gunakan fasilitas BPJS, karena kemarin itu kami tidak tahu kalau bisa..ketika daftar baru tau. ya Sudah gpp..sudah diniati ini.  Jadi bagi yang belum, sebaiknya gunakan fasilitas BPJS saja, kan kita udah bayar dan boleh digunakan,,gak ada salahnya dimanfaatkan.

Setelah menunggu beberapa menit, saya dipanggil masuk ke sebuah ruang ditemani satu orang petugas kesehatan, menurut saya sih bukan dokter, mungkin perawat. Seorang perempuan muda berhijab yang ramah dan santun. Di dalam ruangan yang bersih dan wangi itu, saya hanya diminta membuka celana dalam dan berbaring dengan kaki diletakan pada penyangga yang terdapat diujung kanan -kiri tempat tidur. Mbak cantik itu meminta saya menarik nafas ..ketika sebuah alat dimasukan untuk ambil sampel cairan. Tidak sakit, hanya kurang nyaman ya bagian intim kita dilihat orang hehe. Dalam hati mbatin..pantesan pada enggan tes pa smear, karena risih. Tetapi rasa risih itu sudah saya hilangkang jauh-jauh, karena saya mau sehat. Yang penting yang melakukan pengambilan sampel cairan adalah perempuan, juga dilakukan oleh tenaga kesehatan profesional,insyaallah tidak melanggar syariat agama yang saya anut.

Suami saya menunggu diluar selama proses pemeriksaan yang berdurasi kurang dari 10 menit. Alhamdulillah suami mendukung untuk tes ini. Selesai tes, kami kembali ke bagian administrasi yang berada di bagian depan ...selesai urusan administrasi kami pulang. Satu minggu lagi, kami baru akan tau hasilnya. ZSemoga negatif, aamiin.

Demikian ya, cerita tentang tes pap smear pertama kali yang saya lakukan, semoga bermanfaat. Ayoo kita tes pap smear...tidak usah ragu, tidak usah takut....karena itu sangat bermanfaat
Jaga kesehatan ....ya Maak..tugas kita masih banyaak..kita kudu sehat dan kuat serta semangaat. Lakukan sebelum terlambat

Wujudkan hidup sehat dan bahagia


Image result for gambar pap smear
Tindakan Pap Smear

Rabu, 18 Oktober 2017

Seminar Proposal Kawan


Bismillah
kembali menulis , sudah lama nggak nulis diblog nih, karena berbagai kesibukan




Usai Seminar, Bersama Kaprodi dan Co-Pro

Kemarin, saya luangkan waktu untuk hadiri seminar proposal teman seangkatan, Mas Edi.
SElamat ya Mas Edi, satu tahap terlampui..semoga kedepan makin lancar dan sukses. aamiin
Tak lupa berharap semoga segera menyusul ..aamiin.

Tahapan untuk mencapai Semprop ini luar biasa ..satu tahun belum kelar juga nih hehe.
Tapi tetap semangaat ya...siyaap

Oiya, kemarin itu yang datang tidak terlalu banyak, mungkin teman2 pada sibuk dengan berbagai aktifitas masing-masing. Kita harus maklum, sebagai mahasiswa Program Doktor, tentu banyak sekali kesibukan yang tidak bisa ditinggalkan. Alahmdulillah seminar berjalan lancar.
Untuk pertamakalinya, kemarin aku nanya dan menanggapi ..hehe. Biasane sy memilih diam , nyimak saja. Kemajuan nih..haha

Usai seminar, kemarin aku dan Bu Herlina, banyak bercerita, diskusi macam-macamlah..alhamdulillah dapat banyak ilmu dan masukan yang berguna. Waktu seminar juga banyak dapat masukan dari Co-Promotor yang ahli dibidang Perilaku Konsumen. Juga dari Promotor dan Kaprodi PDIE UNS, Kereen deh pokoe..

Seminar dan ujian proposal kali ini dilakukan dihari yang sama, jam 9.00 seminar, lanjut ujian jam 10.00 ...luar biasa.

Usai ujian jam 12.00 WIB, setelah mengucapkan selamat ..dan sholat dzuhur, kami bertolak ke Ralana Resto di Jln, Slamet Riyadi Solo, mau maksi dan diskusi
serunya bersama Dosen Ahli Perilaku Konsumen...waah senenge, dapat ilmu, dapat maksi, dapat silaturahmi sama teman dan dosen. Alhamdulillah karena kemurahan Allah SWT.

Seminar Proposal 
 Tetap semangat yuuk..segera kerjakan revisi, agar segera seminar dan lulus stusi ini...Aamiin. 
Kangeeeen kampung halaman 


Diskusi dan Maksi @ Ralana Resto

Say Hello Gado=Gado Pasca Libur Panjaang Ngeblog

Bismillah .. Hallo bunda....lama tak jumpa, apabakar? Semoga selalu sehat dan bermanfaat untuk sesama..aamiin. Lama menghilang ..tetiba ...