Rabu, 05 September 2018

Mendongeng#13, Aku Belum Bisa Membaca

Bismillah....

Hari ini full agenda sampai hampir lupa mendongeng. Anak-anak sedang menyiapkan keperluan sekolah esok hari. Adik terlihat paling sibuk diantara kedua kakaknya. Karena besok Adik mau renang bersama guru dan teman-teman ke Sendang Plesungan. Adik memang sangat bersemangat jika akan ada acara di luar sekolah atau piknik, sangat berbeda ketika tidak ada acara piknik. ''Bosen aku ..udah lama sekolah disana'', alasan Adik.

Saya mendongeng singkat saja menyesuaikan tema yang jadi pembicaraan anak-anak sejak pagi, selain piknik yaitu ulang tahun dan membaca.  Adik belum berminat belajar membaca seperti yang diajarkan disekolah, kami tidak memaksa begitu pula dengan gurunya. Sebahagianya adik sajalah.
Namun pagi tadi adik tiba-tiba bilang begini : '' Aku belum bisa membaca ki..''.

Kakak yang berada didekatanya menyahut "AKu aja waktu TK B udah bisa baca ya Mi?''
Saya mengiyakan.

''Semangat ya dik...kita akan belajar membaca sama-sama ya?'' hibur saya, agar adik tidak merasa sedih.

Cerita itu yang membuat saya tertarik untuk dijadikan tema dongen malam ini.

Ada Anak yang malu dan minder karena belum bisa membaca seperti teman-temannya. Anak itu jadi pendiam, tapi merasa tidak tertarik mengeja huruf-huruf. Baginya itu sangat menyulitkan, maka dia selalu menghindar ketika IBu atau gurunya mengajak belajar baca.

Pada suatu hari disekolahnya ada lomba baca puisi, entah mengapa hatinya merasa tergugah mendengar puisi yang dibacakan oleh peserta lomba. Apalagi yang dibacakan oleh juara 1, benar-benar mmemikat hatiinya. Dia ingin sekali bisa membaca puisi sepeerti peserta itu, namun dia jadi sedih mengingat dia belum bisa membaca. padahal dia sudah kelas 2 SD lhoo...

Ibunya menanyakan mengapa tiba-tiba anaknya jadi pendiam sepulang sekolah. Dengan penuh kasih sayang ibunya menanyakan penyebabnya. awalanya tidak mau bercerita, namun akhirnya bercerita juga. Dia menceritakan tentang keinginannya bisa baca puisi seperti kakak kelasnya yang ikut lomba tadi. Ibunya bersyukur mendengarnya dan meyakinkan putrinya kalau dia pasti bisa membaca puisi dengan baik bahkan bisa lebih baik dari Sang Juara tadi.

Sejak itu anak yang belum minat baca itu menjadi semangat untuk belajar. Ibunya membacakan puisi dengan nyaring, membuat anak itu matanya berbinar. Dia menjadi rajin belajar baca bahkan tanpa didampingi ibunya pun dia tetap semangat.
***
#Tantanagn10hari
#gamelevel10
#kuliahbunsayIIP
#GrabYourImagination

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Say Hello Gado=Gado Pasca Libur Panjaang Ngeblog

Bismillah .. Hallo bunda....lama tak jumpa, apabakar? Semoga selalu sehat dan bermanfaat untuk sesama..aamiin. Lama menghilang ..tetiba ...