Bismillah ...
Pagi yang dingin membuat anak-anak jadi kurang semangat untuk mandi. Terutama Adik nih..malah tiduran di ruang keluarga. Kakak sudah sarapan dan Mamas sedang mandi. Abi sudah berangkat ke kampus Jogja. Aaah...saatnya gelitikin adik nih.
Jam dinding menunjukan pukul 6.15 wib, Kakak sudah selesai sarapan, sekarang giliran mamas yang sarapan. Adik masih meringkuk dikasur ruang keluarga. Kakak ikutan merebahkan badan didekat adik. Saya berusaha membangunkan Adik namun belum juga berhasil, dia masih malas-malasan sambil memeluk guling.
Ahaa...mumpung pada kumpul diruang keluarga nih, saat yang tepat untuk mendongeng. Tidak harus menjelang tidur kan mendongengnya? ...
Sambil gangguin adik, saya woro-woro ke anak-anak mau mendongeng, segera saja mereka usul ide tema. Setelah musyawarah smabil beercanda ria...akhirnya saya mantab memilih cerita ini....
Pada jaman dahuluuu....ada Raja dan Ratu yang sangat baik hati dan tidak sombong. Raja memiliki dua orang anak perempuan, yaitu Putri Naura dan Putri Naira yang sangat cantik.
Suatu hari mereka bermain di taman kerajaan. Di taman itu banyak sekali tumbuh bunga dan pepohonan. Putri Naura sangat menyukai bunga Anggrek, dia berjalan diantara bunga anggrek yang sedang bermekaran. Di sana terdapat aneka warna bunga anggrek, ada ungu, biru, merah, kuning, merah muda dan warna lainnya. Bunganya sangat indah ....karena dirawat dengan baik oleh pegawai kerajaan yang bertanggung jawab mengurus taman.
Sementara putri Naira berlarian kesana-kemari mengejar kupu-kupu. Saat asyik mengejar kupu-kupu berwarna kekuningan...tiba-tiba braak...satu pot bunga anggrek terjatuh, pecah dan hancur. Putri Naira terkejut dan berdiri mematung memandangi pot dan bunga anggrek yang berserakan di tanah. Sementara itu, putri Naura yang berada tidak jauh dari tempat itu tak kalah terkejutnya. Dia berteriak memanggil adiknya.
''Putri Naira...kamu baik-baik saja?'' teriaknya sambil berlari kearah suara pot yang jatuh itu.
Putri Naura semakin terkejut demi melihat pot dan bunga anggrek kesukaanya berserakan...rusak.
Hati putri Naura lega sekaligus sedih. Lega karena adiknya putri Naira baik-baik saja. Sedih karena bunga kesayangannya rusak. Dia menjadi kesal dengan adiknya itu, karena tidak hati-hati waktu bermain. Padahal sudah diingatkan agar hati-hati dan tidak berlarian saat main di taman bunga.
'Putri Naira paham perasaan kakaknya, sambil menunduk dia bergumam ''Kak,... Naira minta maaf..''. suaranya lirih nyaris tidak terdengar. Putri Naura tidak menjawab, malah sibuk memunguti batang bunga yang jatuh tadi. Hal itu membuat putri Naira semakin merasa bersalah ...karena kakak nya tidak mau memaafkannya. Dia berlari masuk ke istana menemui Ibunda Ratu.
Putri Naira menceritakan peristiwa di taman tadi sambil menangis. Ibunda Ratu menenangkan putri bungsunya itu dengan lembut dan penuh kasih sayang. Beberapa saat kemudian setelah putri Naira merasa lebih tenang, Ibunda Ratu memerintahkan Bibi Emban untuk memanggil Putri Naura.
Putri Naura segera menghadap Ibunda Ratu yang sudah menunggu bersama putri Naira. Ibunda Ratu menanyakan kepada putri Naura mengapa tidak mau memaafkan kesalahan adiknya, apalagi kesalahan itu tidak disengaja.Putri Naura menjelaskan kepada Ibunda Ratu, bukan tidak mau memaafkan tetapi dia masih sangat sedih karena bunganya rusak.
Ibunda Ratu memberi nasihat kepda kedua putrinya itu, untuk bisa saling memaafkan kesalahan orang lain. Bunda Ratu sangat memahami kecintaan putri Naura terhadap bunga anggrek, namun jangan sampai hal itu mengalahkan rasa suka dan cintanya kepada adiknya.
Bunga anggrek yang indah tentu sangat berharga bagi Putri Naura, namun saling memaafkan dan saling mencintai kepada saudara jauh lebih berharga.
Kedua putrinya kini saling berpelukan dan saling memaafkan. Putri Naira berjanji akan lebih hati-hati agar tidak terulang kesalahan yang sama. Putri Naura pun akan berusaha untuk lebih bijaksana dalam bersikap terhadap kesalahan adiknya. Ibunda Ratu sangat bahagia melihat kedua putrinya sudah berbaikan dan saling memaafkan. Sebagai hadiah ..Ibunda Ratu akan memberikan satu pot bunga Anggrek yang baru. Ibunda Ratu memeluk kedua putrinya dengan hati penuh bahagia dan syukur kepada Allah SWT.
****
Demikian cerita dongeng Putri Naura dan Putri Naira....
semoga adiuk, kakak dan mamas bisa menjadi saudara yang saling menyanyangi dan mudah memaafkan kesalahan adik ataupun orang lain. Jadilah pemaaf ya nak...
***
Suasana pagi ini menjadi seru keran ada dongeng ..terasa sekali kemelekatan diantara kami. Entah berapa lama waktu untuk mendongeng tad, sampai lupa ....1 hal.
Eh iya..Adik belum mandi...
segera kugendong adik kekamar mandi...
siap-siap berangkat ke sekolah
#Tantangan10hari
#Level10
#KuliahBunsayIIP
#GrabYourImagination
Minggu, 26 Agustus 2018
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Say Hello Gado=Gado Pasca Libur Panjaang Ngeblog
Bismillah .. Hallo bunda....lama tak jumpa, apabakar? Semoga selalu sehat dan bermanfaat untuk sesama..aamiin. Lama menghilang ..tetiba ...
-
Bismillah .. Hallo bunda....lama tak jumpa, apabakar? Semoga selalu sehat dan bermanfaat untuk sesama..aamiin. Lama menghilang ..tetiba ...
-
Bismillah .... SHOPEE saya m,au review aplikasi yang disajikan oleh mba Uli. Sejatinya saya tidak punya akun belanja ini tapi gak apa y...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar