Jumat, 24 Agustus 2018

MENDONGENG#2

BISMILLAH...


Hari ini kami akan berangkat ke tempat Simbah, mau jagong dan rewang ada saudara yang mantu. Pagi-pagi saya menyiapkan pakaian Adik yang mau dibawa. Biasanya adik menyiapkan sendiri, namun kali ini saya bantu karena ada beberapa baju khusus yang mau dikenakan saat pesta resepsi besok hari.

Usai main sepeda Adik main di kamar saya, entah main apa. Tiba-tiba terdengar suara Adik menangis. Saya yang sedang melipat baju yang sudah dipilih bersegera ke kamar untuk melihat adik. Namun sampai di kamar adik malah tertawa dan dengan bangganya ..''yey...diapusi gelem, aku cuma pura-pura kok nangisnya''. Jawab adik enteng...

''Oalaah nduk..nduk...saya kira beneran nangisnya'' gumamku, adik makin keras tertawanya.

''Dik...bohong itu dosa lho..''
''Iya...masuk neraka kan?'' jawab adik sepontan sambil cengengesan, udah hafal. hehe..

Hemm...ada ide nih untuk mendongeng.

''Dik..aku ceritakan ya, ada anak yang suka bohong dan pura-pura''
'' Gak mau....''.
''seru lho dik...''

Tanpa menunggu persetujuan adik, saya pun bercerita....

Di suatu masa....ada anak yang punya poni pendek, dan suka berbohong kepada ibunya. Dia suka berpura-pura untuk mendapat perhatian dari ibunya.

Suatu hari ....saat ibunya sedang memasak di dapur, anak itu menangis dan berteriak   dari dalam kamar.  Ibunya berlari-lari ke kamar untuk melihat anak tersebut. Namun anak itu malah tertawa dan gembira, karena merasa berhasil mempermainkan ibunya..membohongi dengan pura-pura menangis.

Ibunya kembali kedapur meneruskan kegiatan memasak. Saat sedang asyiik memotong sayuran...kembali terdengar suara teriakan minta tolong dari dalam kamar. Tanpa pikir panjang ibunya kembali berlari kekamar demi melihat anaknya dan ingin menolongnya.

Betapa ibu lega sekaligus kecewa ketika dilihatnya anak itu  hanya pura-pura saja. Ibu kembali kedapur meneruskan pekerjaannya. hening beberapa saat, Ibu jadi tenang melakukan pekerjaanya didapur.

Tapiiii...tiba-tiba sia anak menjerit-jerit lagi, bahkan lebih keras dari sebelumnya. Ibu berusaha tetap tenang, tidak terpengaruh suara anaknya. ''aah pasti pura-pura lagi'', gumam ibu sambil mencuci sayuran hijau.Dia biarkan saja anaknya menangis dan berterika minta tolong karena ibu pikir pasti pura-pura, dan hanya main-main saja untuk menarik eprhatian ibunya.

15 menit .....telah berlalu namun tangis anak itu makin menjadi, Ibu mulai terusik. Namun masih berusaha bertahan didapur karena pekerjaanya belum selesai.

''Ibuuuuu......ada ulat buluuu...'' terdengar teriakan lagi dari kamar. Ibu tak bergeming

''Ibuuuu........aku takuuut'' teriak anak itu lagi.

Lama-lama ibu terpengaruh juga ini, ingin melihat apa yang sesungguhnya terjadi, apakah pura-pura atau serius?

Betapa ibu kaget  melihat keadaan anaknya. Ketakutan sambil menjerit dipojok kamar, kulit lengannya bentol-bentol kemerahan. Rupanya benar yang dikatakn anak itu. Ada ulat bulu hinggap ditangaanhya, dia menjerit dikibaskan ulat itu, namun kulit tangannya terlanjur kena dampak ulat itu, jadi kemerahan.

Anak itu menangis dalam pelukan ibunya, Ibu merasa bersalah begitu juga dengan anak itu. Setelah lebih tenang ibu dan anak itu saling ,minta maaf.
****

Adik tersenyum ..usai mendengar cerita tadi.
''Itu dik..kalau suka berpura-pura akibatnya seperti itu, tidak dipercaya lagi''.
''Adik masih mau pura-pura lagi? masih mau bohong lagi?''
''enggak..''jawab adik malu-malu ...


#Tantangan10hari
#Level10
#KuliahBunsayIIP
#GrabYourImagination

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Say Hello Gado=Gado Pasca Libur Panjaang Ngeblog

Bismillah .. Hallo bunda....lama tak jumpa, apabakar? Semoga selalu sehat dan bermanfaat untuk sesama..aamiin. Lama menghilang ..tetiba ...