Akhir-akhir ini saya seperti disadarkan eh tepatnya ditabok (tapi gak sakit kok). Di tabok soal apa nih? ''Tentang mendidik anak atau ilmu parenting". Ya aku merasa bekal ilmuku untuk menjadi orang tua sangat kurang bahkan tidak ada persiapan matang menjadi orang tua. Sebelumbergelar sebagai istri dan orang tua sejatinya aku sudah sering baca-baca artikel yang berkaitan dengan mendidik anak. Namun itu hanya sebatas angan dan cita-cita tidak tertulis, boro-boro bikin konsep atau kurikulum seperti Bu Septi Wulandani ..hehe, jauuuh sekaleeee...
Saya heran ..padahal BU SEpti itu sudah memulai debutnya sebagai inspirator sejak tahun 2000an kalau gak salah. Tapi mengapa ya baru sekarang 2017 saya seperti baru dipertemukan, dikenalkan? terlambat sekali ya...kadung anak pertama saya usianya 10 tahun sekarang. Haa...kebiasaan burukku kambuh...suka nyesali ngaoa gak dari dulu ya kenal BU Septi Peni W.? Kemana aja aku selama ini??
aah sudahlah ..sesuatu itu diberikan tepat waktu oleh Allah. Mungkin menurut Allah baru sekarang kamu siap belajar parenting, setelah bertahun-tahun menghadapi persoalan kependidikan anak-anakmu? Ya bisa jadi...kalau sejak dulu tau dan kenal siapa Bu Peni itu..belum tentu juga terinspirasi. Semua ada masanya...
Ya ..berkat gabung dengan IIP Solo Raya, kini sangat pengaruhi aktifitasku dalam belajar. Kini fokus belajarku gak cuma ilmu metode penelitian. Tentang parenting mendapat porsi yang cukup banyak. Aku ingin seiring sejalan saja, tanpa saling mengorbankan. Sekarang aku juga lumayan rajin mengisi blog ini yang lama kosong tanpa goresan pikiranku. Ya ..semua karena IIP Solo Raya, yang membernya terus saling mengalirkan rasa. Rasa yang positif untuk terus belajar dan berkarya.
Mengingatkan aku bahwa Allah menitipkan suatu karakter unikku yang sejak dulu aku lakukan, kini nyaris aku lupakan. yaitu menulis. Kemudian menamparku untuk membuka bacaan parenting lagi, yang lama kutinggalkan dengan alasan sedang studi. Sehingga tentang opendidikan anak sedikit terabaikan bahkan jadi menymipang dari fitrah. Mengikuti emosi diri dalam mendidik mereka, ketika lagi happy ya bis asabar sama anak, namun ketika lagi suntuk, bete...ya jadi kasar sama anak, main teriak. Aah..benar2 menyimpoang nih. Gak boleh dong...stress karena disertasi anak-anak jadi sasaran ?? Maafkan aku ya Naak....peluk bertiga ya ..
Bu Septi Peni Wulandani ..sosok Ibu profesional yang sangat menginspirasiku. Berawal dari permasalahan anak-anak, sepeertinya merasa tidak bahagia dan tidak bersemangat untuk sekolah dan belajar. BUkankah anak itu memiliki fitrah sebagai pembelajar? kulihat mereka semakin melemah semangat belajarnya, banyak ngeluh dan tidak bahagia. Aku ajdi berpikir, pastia da yang salah dengan pola didik kami. Ingin rasanya aku didik snediri dengan adopsi h]HS atau HE, apadaya ilmunya belum punya. Belum sempat mengenal dan mempelajarinya dengan seksama. Baru pesan buku HE tapi belum ada, saking panjang list pemesanan buku itu.
AKu juga merasa mulai mengkhianati cita-cita luhurku sejak remaja, bahwa aku ingin tumbuh menjadi wanita yang oke, bermanfaat utnuk diri, keluarga dan masyarakat sekitar. Aku ingin kelak jika telah menikah dan punya anak, aku ingin mengasuh anakku sendiri tapi tetap punya penghasilan alias mandiri secara finansial. Saat ini aku merasa sudah mulai tidak seimbang, waktu bermain bersama anak-anak ajdi berkurang. Tubuhku di rumah tapi aktifitasku sendiri-sendiri. Ini tak boleh dibiarkan lama-lama, aku berusaha emncari apa akar masalahnya. OO..ternyata manajemen waktu.
Ya..karena aku masih mengandalkan mood dalam melakukan tuigas-tugasku. Walau sudah dibuat jadwal tapi masih sering keteteran dan gak disiplin, sehingga ketika waktunya bersama anak-anak malah digunakan untuk nggarapa tugas menulis. Kalau ini dibairkan berlangsung lama,,,bisa mengngganggu stabilitas hubungan anak dan orangtua.
Kini, aku ingin kembali mewujudkan cita-cita luhurku, menjadi ibu yang cerdas mendidik anak sesuai fitrah, menjadi istri dan Ibu produktif dan sholiha. Konsep yang dibangun oleh Bu Septi Peni itu sejalan dengan cita-citaku. Bahkan aku anggap konsep itu membantuku merumuskan kurikulum yang dulu tercecer, tidak tertib dan berantakan. KIni berusaha sedikit demi sedikit aku kumpulkan, rapihkan dan praktekkan. Aku ingin benar-benar mewujudfkan bahwa ''Antara peran domestik dan publik bukan sesuatu yang terpisah, justru harus bisa bersinergi''.
Bnyak aku baca tentang apa sih yang dilakukan oleh IBU hebat itu, dalam banyak hal, sehingga bisa seeprti sekarang? Saya ambil poin-poin yang beliau lakukan kemudian pake rumus ATM, amati, tiru, modifikasi...eh salah gak ya? Dari situ saya berusaha menggali potensi , bakat dan passion saya sesuai fitrah saya. Dengan mengenal diri, fitrah diri, maka akan mengenal dengan mudah fitrah anak. Karena kita juga seajtinya seorang anak bukan? itu yang aku lakukan saat ini. hasilnya saya tunagkan dalam setiap NHW.
Sejauh ini aku merasa konspe Bu Peni itu cocok dan sejalan dengan misi hidup aku. Suami juga setuju. Jadilah semnagat utnuk belajr parenting ala bu Peni makin seru, bikin penasaran dan ingin segera praktikkan. Sekarang aku mulai terbiasa menuliskan ide, tidak hanya disimpan diangan-angan saja atau hanya diceritakan saja kepad aorang2 terdekat. Kemudian seiring waktu menguap terbawa udara.
Selain itu aku juga harus lebih percaya diri, bahwa diri mampu dan bisa mendidik anak-anak, dan mencapai cita-citaku. Siapapun berhak sukses tak peduli kondisi saat ini speerti apa. Mental blok ini yang harus didobrak ..dihancurkan smapai halus sepreti debu. Tapi hati-hati karen adebu bisa bikin mata kelilipan..hehe.
Ya Allah...kok jadi nulis gak teartur gini..aah ini kebaisaan menulis gak pake konsep...gak apoke rumus atau grand design dulu. Waton nulis...alasannya kan lagi belajar nulis..hehe. Ya dimaafkan ya..kan new blogger. hehe
Sampai disini dulu ya...mau ganti gawean nih. Menulis penelitian...yang dua minggu krg pesat progressnya. Mumlung anak-anak sehat, dua minggu ini merawat anak sakit bergantian...semog ajdi amal ibadah dan berkah. Bismillah...ya Allah berikan kesehatan dan kemampuan menulis yang bagus dan benar dalam penelitianku. Semoga segera maju ke tahap selanjutnhya dan segera lulus, aamiin.
Jumat, 16 Juni 2017
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Say Hello Gado=Gado Pasca Libur Panjaang Ngeblog
Bismillah .. Hallo bunda....lama tak jumpa, apabakar? Semoga selalu sehat dan bermanfaat untuk sesama..aamiin. Lama menghilang ..tetiba ...
-
Bismillah .. Hallo bunda....lama tak jumpa, apabakar? Semoga selalu sehat dan bermanfaat untuk sesama..aamiin. Lama menghilang ..tetiba ...
-
Bismillah .... SHOPEE saya m,au review aplikasi yang disajikan oleh mba Uli. Sejatinya saya tidak punya akun belanja ini tapi gak apa y...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar